Showing posts with label Budaya. Show all posts
Showing posts with label Budaya. Show all posts


Adakah Santri-santri Ihyaul – Ulum yang akan mengikuti jejak Pendirinya itu?

SEJARAH  SINGKAT PONDOK PESANTREN IHYAUL ULUM

Pondok Pesanten Ihyaul Ulum terletak di sebelah barat laut kota Gresik, sekitar ± 28 km dari kota kabupaten Gresik, tepatnya di Desa duknanyar Kecamatan Dukun Kabupaten gresik Provinsi Jawa Timur.
Pondok Pesantren ini didirikan pada tanggal 1 januari 1951 oleh seorang ulama’ yang cukup dikenal di daerah  Kabupaten Gresik dan sekitarnya, beliau bernama KH. MA’SHUM SUFYAN. Mula-mula beliau mengajar keluarganya mengaji di rumahnya, kemudian banyak tetangga dan masyarakat sekitar yang berminat untuk mendalami ilmu agama khususnya tentang al-Qur’an, maka rumah beliau yang berlantai dua ruangan atasnya dipersiapkan secara total untuk sentral kegiatan pengajian (rumah tersebut masih berwujud aslinya dan terawat hingga sekarang).
Seiring berputarnya waktu, pengaruh KH. Ma’shum Sufyan semakin meluas di kalangan masyarakat, akibatnya rumah beliaupun dipadati oleh masyarakat yang cinta ilmu agama. Di dorong situasi demikian, beliau bersama keluarganya utamanya mbah H. Rusydi (mertua beliau) memberi dukungan penuh baik moril maupun materiil untuk membangun langgar dengan beberapa gotha’an di pekarangan depan rumah beliau sebagi tempat mengaji dan istirahatnya para santri.
Peristiwa ini terjadi pada tahun 1951, dan dari langgar ini cikal bakal dimulailah sejarah Pondok Pesantren Ihyaul Ulum yang tercinta ini.

RIWAYAT SINGKAT PENDIRI PONDOK PESANTREN IHYAUL ULUM

Pendiri pondok pesantren Ihyaul Ulum, adalah seorang tokoh dan ulama’ yang patut ditiru dan diteladani di bidang ilmu, perjuangan, kepemimpinan dan kesederhanaannya. Beliau bernama  KH. Ma’shum Sufyan yang hidup dalam satu keluarga yang amat sederhana. Ayah beliau bernama H. Muhammad Sufyan, sedang ibunya bernama Amnah. Beliau lahir di Desa Dukun pada hari Sabtu Kliwon tahun 1334 H.
Kesederhanaan beliau tergambar dalam sikap dan lakunya tiap hari, keikhlasannya tergambar dalam setiap ucapan dan perbuatan beliau.Satu contoh, ketika beliau diwawancarai tentang riwayat hidupnya, sebagaian ucapannya dapat direkam sebagai berikut.”Wah... maaf saja, saya tidak tahu semua itu. Tahu saya Cuma sedikit dan itupun terbatas pada apa yang diinformasikan oleh ibu kepada saya. Disamping itu, apasih perlunya riwayat hidup saya ditampilkan dalam tulisan-tulisan? Thoh saya hanya begini saja. Tulis saja sedikit sejarah perjalanan Pondok Pesantren Ihyaul Ulum itu “. Ketawadlu’an beliau terbentuk karena kedalaman ilmu agamanya yang dipelajari semenjak masa kecil.
Pada sekitar umur 6 sampai 7 tahun KH. Ma’shum sufyan sudah fasih dan terampil membaca ayat-ayat al-Qur’an. Hal tersebut berkat asuhan kakek beliau yang dikenal adil dalam soal membaca al-qur’an, yakni kiyai Amari.Dalam usia yang masih kecil KH. Ma’shum sudah nampak kepandaiannya dalam ilmu agama, demikian pernyataan yang dilontarkan oleh KH. Ahyat salah seorang paman beliau yang sekaligus menjadi pengasuhnya. Sebagai lazimnya anak-anak pada waktu itu, KH. Ma’shum memohonkepada orang tuanya untuk disekolahkan, dan karena cintanya terhadap ilmu disamping merasa berkewajiban  orang tua beliau leluluskan permohanannya.. mulai saat itu KH. Ma’shum bersekolah di madrasah Islamiyah di bawah asuhan para ustadz alumni Makkatul Mukarromah, di antaranya : KH. Dimyathi dan KH. Muhammad hasan.
Pada usia 12 tahun, KH. Ma’shum yang terkenal kecerdasannya, pergi berguru ke daerah Sidayu Gresik kepada KH. Munawar untuk menghafalkan al-Qur’an. Wal-hasil sungguh mengherankan dalam kurun waktu Cuma 3 bulan beliau telah hafal al-Quran dengan fasih. Berbagai sanjungan oleh para santri dan masyarakat pun dialamatkan pada beliau semenjak mengetahui kemampuan beliau, sehingga guru beliaupun KH. Munawar turut berbangga hati dan bersyukur kepada Allah SWT karena beliau diberi murid yang sehebat itu.
Prestasi yang dicapai oleh K.H. Ma’shum itu, membuat namanya melambung tinggi dan dalam usia yang semuda itu, (12 tahun) beliau diangkat sebagai asisten dosen dalam tahfidhul qur’an. Dasar sifat tawadlu’nya yang kuat, banyaknya sanjungan dan tingginya kedudukan tidak membuatnya sombong. Beliau tetap sebagaimana pohon padi, semakin berisi, semakin merunduk. Bahkan ketinggian yang dimiliki oleh beliau semakin merasa haus terhadap ilmu.
Setelah genap mendapat 7 bulan hidup bergelut dengan Al Qur’an, beliau meminta pamit kepada K.H. Munawwar untuk pulang dan melanjutkan mengaji ke K.H.M. Sa’id Sampang Madura. Beberapa kitab telah di hatamkan disana dalam waktu yang hanya tiga bulan. Dan waktu yang sesingkat itu, bagi Al-Mukarram K.H. Ma’shum sudah dianggapnya cukup. Karena itu beliau datang menghadap K.H. M. Sa’id untuk mengucapkan terima kasih dan minta permisi pulang sambil memohon do’a restu.
Pulangnya beliau dari Madura, bukan karena ingin beristirahat dari mengaji, bahkan pulang beliau adalah karena hausnya beliau dengan ilmu. Didekatinya K.H. Faqih bin Abdul Jabbar Maskumambang untuk ditimba ilmunya.Lima tahun beliau mengaji disana dan kemudian melanjutkan perjalanannya ke Rembang ngangsu ilmu dari ulama’ terkenal K.H.Kholil. Kedatangan beliau bersamaan dengan datangnya seorang pemuda yang pada akhirnya terkenal K.H. MAKHRUS ALI pimpinan Pondok Pesantren Lirboyo Kediri.
           Perkenalan  beliau dengan K.H. MAKHRUS ALI’ membuat persaudaraan  yang erat  sampai   
Pada saatnya  Al Mukarram K.H. MAHRUS pulang ke Rahmatullah.
Terpetik suatu cerita yang lucu dari pengalaman kedua Kyai tersebut saat sama-sama mondok di K.H. Kholil Rembang. Suatu hari lurah Pondok mendapat tantangan dari orang-orang kampung disekitar  pondok untuk bermain sepak bola. Sebetulnya surat tersebut merupakan surat yang kesekian kalinya. Oleh lurah pondok, berkali-kali tidak pernah dilayani sebab sudah berkali-kali main tetapi tidak pernah menang. Berita tersebut didengar oleh dua santri baru itu (K.H. Ma’shum dan K.H. Makhrus). Untuk menjaga nama baik pondok  dan menanamkan rasa jera pada penantang yang PKI itu, kedua santeri tersebut  menyarankan untuk dilayani dan keduanya siap untuk mengaturnya. Dikumpulkan santri-santri  yang masih kecil yang mengerti aturan permainan. Entah bekal apa yang dipersiapkan, tapi suatu yang lucu dan mendebarkan terjadi pada waktu pertandingan berlangsung. Banyak pemain dari kesebelasan kampung yang pingsan tidak sadarkan diri  karena kena tendangan bola dari kesebelasan pondok. Pergantian pemain terus berganti, namun yang tidak sadarkan diripun terus bertambah. Akhirnya permainan dihentika dengan scor kira-kira 14 – 0 (lupa bilangan persisnya) untuk kesebelasan pondok. Sejak peristiwa itu orang-orang PKI tidak lagi berani mempermainkan santri-santri pondok.   
K.H. Ma’shum sebagaimana di pondok-pondok yang lain tidak pernah lama. Di Rembang, beliau hanya satu tahun setengah dan kemudian setelah itu kembali nyantri ke Hadrotis Syeh K.H. Faqih pada saatnya sang guru di panggil pulang ke haribaanNnya.
Memang bagi otak yang luar biasa cerdasnya sedikitnya waktu bukan halangan untuk mendapatkan ilmu yang banyak, demikian halnya dengan tokoh dan pendiri Pondok Pesantren ihyaul Ulum ini. Beliau tidak pernah lama tinggal di satu Pondok pesantren sebagaimana lumrahnya santri-santri yang lain, namun sebagimana realita yang ada, hanya 3 bulan Kitab Suci Al-qur’an yang setebal itu dapat dihafal di luar kepal dengan lancar.
Satu hal lagi yang perlu diketahui beliau KH. Ma’shum Sufyan membuat kejutan di kalangan kaum santri. Di saat beliau selesai melaksanakan akad pernikahannya dengan sorang putri bernama Masyrifah, di hari itu pula beliau sambil menghilangkan rasa rikuhnya sebagai pengantin baru di rumah mertuanya dengan menghafalkan kitab Alfiyah ibnu Malik, dan dalam satu malam beliau telah hafal kitab Alfiyah tersebut dari bait yang pertma sampai bait yang ke-832 yaitu sampai akhir dari bab Jama’ Taksir.
Sungguh hal yang menta’jubkan, adakah Santri-santri Ihyaul – Ulum yang akan mengikuti jejalk Pendirinya itu? Mudah-mudahan akan muncul mbah ma’shum-mbah Ma’shum  lain yang kan memegang tongkat estafet dari kibaran panji ihyaul-Ulum ini.
Sebagai akhir dari tulisan ini perlu dicatat bahwa beliau KH Ma’shum Sufyan pada masa perebutan kekuasaan di negara Indonesia yang berpancasila ini ikut juga menjadi prajurit pembela negara. Bahkan tidak Cuma itu, beliau juga menjadi konseptor yang mengatur strategi perjuangan untuk menghadapi serangan kaum penjajah yang akan menguasai tanah air yang tercinta ini.
Satu diantara beberapa contoh cerita yang dapat dikemukakan di sini; pernah pada waktu Belanda sudah ada di daerah Sembayat Manyar, penguasa daerah mengadakan musyawarah tentang bagaimna cara pemecahannya. Pada saat itu beliau sempat bersitegang dengan keluarganya sendiri yaitu KH Muchtar Faqih (al-Maghfurlah) karena konsep yang dikemukakan dan langsung menjadi kesepakatan, konsep tersebut adalah “Kita harus mempertahankan di sembayat, kita bersama-sama menyerang ke sana”. Pertimbangan beliau anatara lain ;
Karena konsep tersebut munculnya dari beliau maka majlis memutuskan untuk melaksanakannya dan sekaligus mengamantkannya kepada beliau. Kemudian dipilihlah pemuda-pemuda yang cakap termasuk diantaranya M. Ali dan Fadlun, orang yang terakhir namanya disebutkan inilah yang sempat membuat kenangan karena dia pada waktu itu hampir saja mati tenggelam di sungai. Untuk menyelamatkan diri maka ia berupaya sekuat kemampuan dan al-hamdulillah dengan pertolongan Allah dapat selamat walaupun senjatanya hilang di sungai.
            Begitulah kisah singkat Romo KH. Ma’shum Sufyan pendiri Pondok Pesantren ihyaul Ulum Dukun Gresik, semoga santri-santri beliau dapat mengenang dan meneruskan perjuangan beliau, Allahummaghfirlahuu....
 
Diambil-dari: http://mi-ihyaul-ulum.blogspot.com/2011/02/adakah-santri-santri-ihyaul-ulum-yang.html?spref=fb



Pernyataan Al Qur'an tentang hubungan dengan kitab terdahulu

Al Quran
Al-Qur'an dalam pandangan Islam memiliki posisi yang sangat jelas berkaitan dengan keberadaan teks-teks keagamaan yang termasuk dalam kitab-kitab yang diturunkan kepada kaum sebelum kaum Nabi Muhammad SAW (Taurat, Zabur, Injil, dan lembaran Adam, Syits, Idris, Ibrahim dan Musa). Berkaitan dengan hal ini dalam doktrin Islam, al-Qur'an dalam beberapa ayatnya menegaskan posisinya terhadap kitab-kitab tersebut.



Menegaskan eksistensi kitab terdahulu

Secara eksplisit dalam surah Al-Baqarah ayat ke 2-4 ditegaskan bahwa salah satu ciri orang yang bertaqwa (muttaqin) adalah mereka yang percaya pada al-Qur'an dan wahyu yang diturunkan sebelum al-Qur'an diturunkan kepada Rasulullah SAW. Berikut adalah petikan terjemahan bagian tersebut.


(2)Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa,(3)(yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan salat, danmenafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka.(4)dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat.


Pembenar & Ujian

Al Qur'an juga diposisikan sebagai pembenar (mushaddiq) dan batu ujian/verifikator (muhaymin) terhadap kitab-kitab yang lain. Hal ini terdapat pada surah Al-Ma'idah ayat 48 yang artinya :


Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu,

Referensi utama

Dalam Islam dipercayai bahwa setiap bangsa memiliki nabi yang diutus kepada mereka sebagaimana terdapat dalam surat Yunus ayat 47 yang artinya :


Tiap-tiap umat mempunyai rasul; maka apabila telah datang rasul mereka, diberikanlah keputusan antara mereka dengan adil dan mereka (sedikitpun) tidak dianiaya.
Dan bila tiap umat tersebut berselisih mengenai sesuatu hal maka Al Qur'an dapat menjadi hakim atau referensi untuk menerangkan hal-hal yang mereka perselisihkan tersebut. Dalam Al Qur'an mengenai hal ini dijelaskan lebih lanjut dalam surat An Nahl ayat 63 dan 64 yang artinya:


(63)Demi Allah, sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami kepada umat-umat sebelum kamu, tetapi syaitan menjadikan umat-umat itu memandang baik perbuatan mereka (yang buruk), maka syaitan menjadi pemimpin mereka di hari itu dan bagi mereka azab yang sangat pedih(64)Dan Kami tidak menurunkan kepadamu Al-Kitab (Al Quran) ini, melainkan agar kamu dapat menjelaskan kepada mereka apa yang mereka perselisihkan itu dan menjadi petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.


Sejarah yang benar

Maksudnya ialah bahwa Al Qur'an meluruskan sejarah. Dalam Al Qur'an terdapat cerita-cerita mengenai kaum dari rasul-rasul terdahulu, juga mengenai beberapa bagian mengenai kehidupan para rasul tersebut. Cerita tersebut pada beberapa aspek penting berbeda dengan versi yang terdapat pada teks-teks lain yang dimiliki baik oleh kaum Yahudi dan Kristen.

tradisi wayang

wayang jawa
Wayang dikenal sejak zaman prasejarah yaitu sekitar 1500 tahun sebelum Masehi. Masyarakat Indonesia memeluk kepercayaan animisme berupa pemujaan roh nenek moyang yang disebut hyang ataudahyang, yang diwujudkan dalam bentuk arca atau gambar. Wayang merupakan seni tradisional Indonesia yang terutama berkembang di Pulau Jawa dan Bali. Pertunjukan wayang telah diakui oleh UNESCO pada tanggal 7 November 2003, sebagai karya kebudayaan yang mengagumkan dalam bidang cerita narasi dan warisan yang indah dan sangat berharga(Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity).


Ada versi wayang yang dimainkan oleh orang dengan memakai kostum, yang dikenal sebagaiwayang orang, dan ada pula wayang yang berupa sekumpulan boneka yang dimainkan oleh dalang. Wayang yang dimainkan dalang ini diantaranya berupa wayang kulit atau wayang golek. Cerita yang dikisahkan dalam pagelaran wayang biasanya berasal dari Mahabharata dan Ramayana.

Pertunjukan wayang di setiap negara memiliki teknik dan gayanya sendiri, dengan demikian wayang Indonesia merupakan buatan orang Indonesia asli yang memiliki cerita, gaya dan dalang yang luar biasa.

Kadangkala repertoar cerita Panji dan cerita Menak(cerita-cerita Islam) dipentaskan pula.

wayang bali
Wayang, oleh para pendahulu negeri ini sangat mengandung arti yang sangat dalam. Sunan Kali Jaga dan Raden Patah sangat berjasa dalam mengembangkan Wayang. Para Wali di Tanah Jawa sudah mengatur sedemikian rupa menjadi tiga bagian. Pertama Wayang Kulit di Jawa Timur, kedua Wayang Wong atau Wayang Orang di Jawa Tengah, dan ketiga Wayang Golek di Jawa Barat. Masing masing sangat bekaitan satu sama lain. Yaitu "Mana yang Isi(Wayang Wong) dan Mana yang Kulit (Wayang Kulit) harus dicari (Wayang Golek)".


Tanda Tanda Kiamat

Tanda-tanda kiamat adalah alamat kiamat yang menunjukkan akan terjadinya kiamat tersebut. Dan tanda-tanda kiamat ada dua: tanda-tanda kiamat besar dan tanda-tanda kiamat kecil.

Tanda kiamat kecil adalah tanda yang datang sebelum kiamat denga...n waktu yang relatif lama, dan kejadiannya biasa, seperti dicabutnya ilmu, dominannya kebodohan, minum khamr, berlomba-lomba dalam membangun, dan lain-lain. Terkadang sebagiannya muncul menyertai tanda kiamat besar atau bahkan sesudahnya.

Tanda kiamat besar adalah perkara yang besar yang muncul mendekati kiamat yang kemunculannya tidak biasa terjadi, seperti muncul Dajjal, Nabi Isa a.s., Ya’juj dan Ma’juj, terbit matahari dari Barat, dan lain-lain.

Para ulama berbeda pendapat tentang permulaan yang muncul dari tanda kiamat besar. Tetapi Ibnu Hajar berkata, “Yang kuat dari sejumlah berita tanda-tanda kiamat, bahwa keluarnya Dajjal adalah awal dari tanda-tanda kiamat besar, dengan terjadinya perubahan secara menyeluruh di muka bumi. Dan diakhiri dengan wafatnya Isa a.s. Sedangkan terbitnya matahari dari Barat adalah awal dari tanda-tanda kiamat besar yang mengakibatkan perubahan kondisi langit. Dan berakhir dengan terjadinya kiamat.” Ibnu Hajar melanjutkan, ”Hikmah dari kejadian ini bahwa ketika terbit matahari dari barat, maka tertutuplah pintu taubat.” (Fathul Bari)

Tanda-Tanda Kiamat Kecil

Tanda-tanda kiamat kecil terbagi menjadi dua: Pertama, kejadian sudah muncul dan sudah selesai; seperti diutusnya Rasulullah saw., terbunuhnya Utsman bin ‘Affan, terjadinya fitnah besar antara dua kelompok orang beriman. Kedua, kejadiannya sudah muncul tetapi belum selesai bahkan semakin bertambah; seperti tersia-siakannya amanah, terangkatnya ilmu, merebaknya perzinahan dan pembunuhan, banyaknya wanita dan lain-lain.

Di antara tanda-tanda kiamat kecil adalah:

1. Diutusnya Rasulullah saw

Jabir r.a. berkata, ”Adalah Rasulullah saw. jika beliau khutbah memerah matanya, suaranya keras, dan penuh dengan semangat seperti panglima perang, beliau bersabda, ‘(Hati-hatilah) dengan pagi dan sore kalian.’ Beliau melanjutkan, ‘Aku diutus dan hari Kiamat seperti ini.’ Rasulullah saw. mengibaratkan seperti dua jarinya antara telunjuk dan jari tengah. (HR Muslim)

2. Disia-siakannya amanat

Jabir r.a. berkata, tatkala Nabi saw. berada dalam suatu majelis sedang berbicara dengan sahabat, maka datanglah orang Arab Badui dan berkata, “Kapan terjadi Kiamat ?” Rasulullah saw. terus melanjutkan pembicaraannya. Sebagian sahabat berkata, “Rasulullah saw. mendengar apa yang ditanyakan tetapi tidak menyukai apa yang ditanyakannya.” Berkata sebagian yang lain, “Rasul saw. tidak mendengar.” Setelah Rasulullah saw. menyelesaikan perkataannya, beliau bertanya, “Mana yang bertanya tentang Kiamat?” Berkata lelaki Badui itu, ”Saya, wahai Rasulullah saw.” Rasulullah saw. Berkata, “Jika amanah disia-siakan, maka tunggulah kiamat.” Bertanya, “Bagaimana menyia-nyiakannya?” Rasulullah saw. Menjawab, “Jika urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah kiamat.” (HR Bukhari)

3. Penggembala menjadi kaya

Rasulullah saw. ditanya oleh Jibril tentang tanda-tanda kiamat, lalu beliau menjawab, “Seorang budak melahirkan majikannya, dan engkau melihat orang-orang yang tidak beralas kaki, telanjang, dan miskin, penggembala binatang berlomba-lomba saling tinggi dalam bangunan.” (HR Muslim)

4. Sungai Efrat berubah menjadi emas

Dari Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Tidak akan terjadi kiamat sampai Sungai Eufrat menghasilkan gunung emas, manusia berebutan tentangnya. Dan setiap seratus 100 terbunuh 99 orang. Dan setiap orang dari mereka berkata, ”Barangkali akulah yang selamat.” (Muttafaqun ‘alaihi)

5. Baitul Maqdis dikuasai umat Islam

”Ada enam dari tanda-tanda kiamat: kematianku (Rasulullah saw.), dibukanya Baitul Maqdis, seorang lelaki diberi 1000 dinar, tapi dia membencinya, fitnah yang panasnya masuk pada setiap rumah muslim, kematian menjemput manusia seperti kematian pada kambing dan khianatnya bangsa Romawi, sampai 80 poin, dan setiap poin 12.000.” (HR Ahmad dan At-Tabrani dari Muadz).

6. Banyak terjadi pembunuhan

Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Tiada akan terjadi kiamat, sehingga banyak terjadi haraj.. Sahabat bertanya apa itu haraj, ya Rasulullah?” Rasulullah saw. Menjawab, “Haraj adalah pembunuhan, pembunuhan.” (HR Muslim)

7. Munculnya kaum Khawarij

Dari Ali ra. berkata, saya mendengar Rasulullah saw. bersabda, “Akan keluar di akhir zaman kelompok orang yang masih muda, bodoh, mereka mengatakan sesuatu dari firman Allah. Keimanan mereka hanya sampai di tenggorokan mereka. Mereka keluar dari agama seperti anak panah keluar dari busurnya. Di mana saja kamu jumpai, maka bunuhlah mereka. Siapa yang membunuhnya akan mendapat pahala di hari Kiamat.” (HR Bukhari).

8. Banyak polisi dan pembela kezhaliman

“Di akhir zaman banyak polisi di pagi hari melakukan sesuatu yang dimurkai Allah, dan di sore hari melakukan sesutu yang dibenci Allah. Hati-hatilah engkau jangan sampai menjadi teman mereka.” (HR At-Tabrani)

9. Perang antara Yahudi dan Umat Islam

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Tidak akan terjadi kiamat sehingga kaum muslimin berperang dengan yahudi. Maka kaum muslimin membunuh mereka sampai ada seorang yahudi bersembunyi di belakang batu-batuan dan pohon-pohonan. Dan berkatalah batu dan pohon, ‘Wahai muslim, wahai hamba Allah, ini yahudi di belakangku, kemari dan bunuhlah ia.’ Kecuali pohon Gharqad karena ia adalah pohon Yahudi.” (HR Muslim)

10. Dominannya Fitnah

Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Tidak akan terjadi kiamat, sampai dominannya fitnah, banyaknya dusta dan berdekatannya pasar.” (HR Ahmad).

11. Sedikitnya ilmu

12. Merebaknya perzinahan

13. Banyaknya kaum wanita

Dari Anas bin Malik ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda. “Sesungguhnya di antara tanda-tanda kiamat adalah ilmu diangkat, banyaknya kebodohan, banyaknya perzinahan, banyaknya orang yang minum khamr, sedikit kaum lelaki dan banyak kaum wanita, sampai pada 50 wanita hanya ada satu lelaki.” (HR Bukhari)

14. Bermewah-mewah dalam membangun masjid

Dari Anas ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Diantara tanda kiamat adalah bahwa manusia saling membanggakan dalam keindahan masjid.” (HR Ahmad, An-Nasa’i dan Ibnu Hibban)

15. Menyebarnya riba dan harta haram

Dari Abu Hurairah ra. berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Akan datang pada manusia suatu waktu, setiap orang tanpa kecuali akan makan riba, orang yang tidak makan langsung, pasti terkena debu-debunya.” (HR Abu Dawud, Ibnu Majah dan Al-Baihaqi)

Dari Abu Hurairah ra. berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Akan datang pada manusia suatu saat di mana seseorang tidak peduli dari mana hartanya didapat, apakah dari yang halal atau yang haram.” (HR Ahmad dan Bukhari)

Tanda-Tanda Kiamat Besar

Sedangkan tanda-tanda kiamat besar yaitu kejadian sangat besar dimana kiamat sudah sangat dekat dan mayoritasnya belum muncul, seperti munculnya Imam Mahdi, Nabi Isa, Dajjal, Ya’juj dan Ma’juj.

Hudzaifah bin As-yad al-Ghifaryberkata, sewaktu kami sedang berbincang, tiba-tiba datang Nabi MuhammadS.A.W kepada kami lalu bertanya, “Apakah yang kamu semua sedang bincangkan.?” Lalu kami menjawab, “Kami sedang membincangkan tentang hari Kiamat.”

Sabda Rasulullah S.A.W. “Sesungguhnya kiamat itu tidak akan terjadi sebelum kamu melihat sepuluh tanda :
Asap
Dajjal
Binatang melata di bumi
Terbitnya matahari sebelah barat
Turunnya Nabi Isa A.S
Keluarnya Yakjuj dan Makjuj
Gerhana di timur
Gerhana di barat
Gerhana di jazirah Arab
Keluarnya api dari kota Yaman menghalau manusia ke tempat pengiringan mereka.

FACEBOOK

Facebook

Trend Facebook yang ada di masyarakat cukup kuat, membuat banyak penggemarnya yang akhirnya membeli smartphone dengan tujuan untuk dapat terus mengakses dan memperbahurui statusnya. Facebook memang menarik, sebagai mini blog, Facebook memungkinkan anggotanya untuk menuliskan status di wall, apa yang dirasakan atau apa yang sedang dialaminya, kemudian anggota lain dapat memberikan komentar yang membuatnya semakin seru.
Situs web Facebook memungkinkan Anda menerima permintaan pertemanan dari teman dekat, teman sekolah, kerabat dan bahkan teman lama Anda. Orang yang tidak Anda kenal sebelumnya juga bisa mengajak berteman melalui Facebook. Atau Anda bisa juga memasukkan foto kemudian menandai orang-orang yang ada di foto tersebut, sehingga orang yang ditandai dapat melihat foto tersebut. Anda juga dapat memasukkan jadwal acara dan mengundang orang lain melalui Facebook. Fitur lain adalah Anda dapat chating atau mengobrol dengan anggota lain yang merupakan teman Anda bila sedang online bersamaan.
Memang banyak fitur menarik yang bisa Anda dapatkan melalui Facebook. Sering juga orang menggunakan media Facebook untuk mempromosikan produk mereka karena banyaknya anggota Facebook. Namun seperti halnya sebuah pisau bisa digunakan untuk memotong bahan makanan untuk dimasak dan bisa juga untuk tindak kriminal, maka Facebook juga memiliki sisi negatif jika disalahgunakan. Apa sajakah dampak negatif Facebook?

Efek Negatif Facebook

Update status, upload foto, mengobrol atau melihat dinding orang lain bisa sangat mengasyikan dan membuat lupa waktu. Hal itulah yang sering dirasakan para anggota Facebook. Maka, agar tidak lupa waktu perlu disiplin yang baik. Untuk anak Anda, tetapkan peraturan berapa lama mereka boleh mengakses Internet sehingga tidak kehabisan waktu untuk istirahat, belajar atau melakukan kegiatan lainnya.
Bagi pasangan yang telah menikah, menggunakan Facebook dapat menyebabkan keretakan dalam hubungan mereka. Bila Anda melihat kata-kata romantis yang dikirimkan oleh seorang lawan jenis dari suami atau istri Anda mungkin dapat menyebabkan pertengkaran. Atau dengan Facebook, komunikasi dengan lawan jenis bisa sangat akrab, membuat Anda sering menceritakan masalah Anda kepadanya dapat membuat pada akhirnya Anda tertarik pada orang tersebut, bukan pada pasangan sendiri.
Mencantumkan biodata lengkap, bahkan sampai nomor telepon atau alamat rumah dapat memancing orang yang tidak bertanggung jawab. Hal ini karena bila tidak diatur secara khusus, semua orang dapat membaca informasi ini. Dan jika informasi ini digunakan oleh orang yang berniat jahat, maka hal itu dengan mudah dapat dilakukan. Lindungi privasi Anda meski merasa yakin bahwa situs tersebut telah benar-benar aman. Bagikan informasi Anda hanya kepada orang yang benar-benar Anda kenal. Abaikan ajakan pertemanan jika Anda curiga terhadap keanggotaan orang tersebut di Facebook. Bahkan jika Anda sudah mendapat ancaman atau tindakan kurang menyenangkan dari orang lain di Facebook, Anda bisa melaporkan orang tersebut kepada pengelola Facebook.
Banyak orang berlomba ingin memiliki teman sebanyak mungkin di Facebook. Selalu periksa siapa yang Anda ajak berteman dan siapa yang mengajak Anda menjadi temannya. Karena bisa jadi Anda hanya berteman dengan orang yang bermaksud jahat atau mengirim spam di dinding Anda.
Beragam aplikasi menarik juga tersedia di Facebook. Namun beberapa dari aplikasi ini bisa mengandung virus atau aplikasi yang berbahaya. Jika ada undangan untuk menggunakan aplikasi tertentu, dan Anda tidak yakin maka abaikan saja undangan tersebut. Anda bisa bertanya kepada orang lain atau teman Anda yang sudah menggunakan aplikasi tersebut untuk meminta rekomendasinya.

Pentingnya Memantau Anak Anda

Bila orang dewasa saja mampu dibuat tergila-gila dengan Facebook, terlebih para remaja yang sedang pada masa yang senang berkenalan dan ingin menunjukkan jati dirinya. Facebook menjadi tempat virtual sebagai wadah pertemanan yang disukai mereka. Kurangnya pengalaman dari para remaja membuat mereka sering menjadi sasaran empuk para penjahat khususnya pemangsa seksual dan kaum pedofilia.
Berbagai berita pada surat kabar memperlihatkan bahwa banyak anak yang meninggalkan rumah akibat berkenalan dengan seseorang dan kemungkinan merasa suka dengan teman baru tersebut. Padahal, belum diketahui secara pasti siapa orang tersebut, mengingat dalam dunia maya, seseorang bisa saja menutupi identitas sebenarnya. Bisa jadi orang tersebut mengaku sebagai anak muda yang lajang atau menyamar sebagai anak baik. Bila anak Anda sampai meninggalkan rumah untuk bertemu orang seperti itu, tentu dapat menimbulkan kerugian pada anak Anda sendiri dan mendatangkan kesedihan bagi keluarga.
Maka, bagaimana sebagai orang tua bisa menjaga dan melindungi anak-anak dari pengaruh buruk Facebook? Anda dapat mencoba untuk melakukan hal-hal berikut untuk dapat tetap mengontrol kegiatan Internet anak Anda baik melalui PC atau laptop serta melalui HP.
  • Berupaya belajar tentang Internet

    Mungkin bagi orang tua yang belum mengerti tentang teknologi Internet, mempelajarinya merupakan tantangan tersendiri. Tetapi, agar dapat memantau anak Anda, sedikitnya Anda harus mengerti tentang Internet. Belajarlah tentang bagaimana menggunakan email, chating atau memiliki akun Facebook. Dengan mengetahuinya, Anda juga dapat mengajari anak Anda tenatang hal ini. Bahkan Anda bisa menjadi teman Facebook anak Anda, sehingga bisa sekaligus memantau setiap update yang dilakukan anak Anda di Facebook. Tidak ada kata terlambat untuk mempelajari teknologi. Bahkan banyak juga anggota Facebook adalah kaum lansia!
  • Beritahukan tentang bahaya yang mengintai dalam penggunaan Internet

    Ingatkan anak Anda bahwa walau menarik, mereka harus mewaspadai bahaya Internet. Salah satu caranya adalah dengan mengingatkan agar mereka tidak memberitahukan data pribadi secara lengkap kepada orang yang baru dikenal dan jangan mencantumkannya dalam profil pribadi.
  • Bergaul secara wajar di dunia maya

    Beritahukan anak Anda agar tidak menerima semua orang yang ingin menjadi teman dalam situs jejaring sosial seperti Facebook. Tidaklah penting untuk memiliki teman yang banyak di dunia maya. Karena jika ada orang asing diterima sebagai teman, orang asing ini dapat lebih mudah mengakses profil dan berbagai informasi anak Anda. Jangan pula telalu akrab dengan teman di Internet atau bahkan menjalin hubungan yang serius hanya karena tertarik pada wajahnya, keahliannya atau hal lain yang belum tentu benar. Memiliki teman di dunia nyata jauh lebih terjamin dibanding berteman dengan orang yang bisa jadi menyembunyikan identitas aslinya di dunia maya.
  • Jangan biarkan anak Anda mengakses Internet tanpa pantauan secara langsung

    Meletakkan komputer dengan akses Internet pada kamar merupakan kesalahan besar yang mungkin dilakukan orang tua. Anak yang belum mengerti sepenuhnya tentang bahaya Internet, dapat secara diam-diam mengakses Internet tanpa sepengetahuan Anda. Di kamar tidur, anak dapat secara bebas mengakses Internet tanpa diketahui. Untuk mengurangi akibat hal ini, sebaiknya komputer diletakkan pada tempat yang banyak orang berlalu lalang, misalnya di ruang keluarga.
Facebook sebagai situs web jejaring sosial memang bisa bermanfaat untuk semua penggunanya. Jika digunakan dengan tepat, Anda bisa menikmati banyak pertemanan yang positif dan bermanfaat. Namun jangan mengendurkan kewaspadaan Anda, karena dibalik banyak manfaatnya, jika disalahgunakan maka Facebook bisa menjadi bahaya yang menghancurkan keluarga Anda. Selalu gunakan Facebook secara bijaksana.



diambil dari: http://kumpulan.info/


Pada suatu ketika

sujiwo tejo
nah untuk postingan kali ini saya akan membahas tentang sebuah lagu, mungkin bagi anda kalanga sastrawan sudah tidak asing lagi dengan lagu pada suatu ketika, karya dari seorang sastrawan Sujiwo Tejo , jika anda belum kenal maka tanyakan mbah google aja dah,,
oke bagi anda yang belum memiliki lagu nya silahkan anda download DISINI 
dan ini lirik lagunya.. :


Budaya Nongkrong

Anak muda dan nongkrong adalah dua hal yang sudah melekat. Di sekolah-sekolah usai jam pelajaran, di kampus-kampus di antara jam kuliah, bahkan di kantor-kantor sepulang jam kantor, Anda akan mudah menjumpai kelompok-kelompok anak muda yang duduk-duduk nongkrong. Topik obrolan bisa dari ujung ke ujung. Dari rapat membicarakan kegiatan atau kepanitiaan, mendiskusikan topik-topik yang dianggap serius, atau hanya sekadar membuang waktu sambil ngegossip atau malah main kartu. Bagi anak muda, nongkrong itu yang terpenting adalah adanya kedekatan afeksi dengan teman-teman peer group. Faktor lainnya jadi pendukung.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Share