Showing posts with label Religi. Show all posts
Showing posts with label Religi. Show all posts


SEKILAS TENTANG ILMU TASAWWUF

SEKILAS PENGANTAR ILMU TASAWUF

Rohimuddin Nawawi Albantany

I. KEDUDUKAN TASAWUF DALAM ISLAM
            "Apakah Tasawuf itu dari Islam atau dari luar Islam?" pertanyaan ini kerap mengganggu para penuntut ilmu-ilmu Islam yang lemah dan kurang berhubungan dengan Turats Islam, diharapkan dari tulisan ini rasa ingin tahu itu telah mendapat jawaban. Tasawuf datang dari dalam ajaran Islam, dan posisi Tasawuf adalah sebagai berikut:

1. Bagian Dari Risalah Islam
a. Definisi Risalah dan Rasul
Risalah menurut bahasa adalah sesuatu yang di berikan, perintah atau pesan yang terdiri dari beberapa masalah yang sejenis. dan Rasul menurut bahasa adalah orang yang diperintah untuk menyampaikan risalah dengan tunduk lagi patuh.
Risalah menurut istilah adalah kekhususan yang di berikan kepada seorang hamba dapat mendengar wahyu Allah berupa hukum taklifi dan diperintah untuk menyampaikannya.
Rasul adalah seorang manusia yang diutus Allah Swt untuk menyampaikan hukum-hukum- Nya. Imam al-Kalabi dan al-Farra mengatakan setiap Rasul adalah seorang Nabi dan tidak sebaliknya. Rasul adalah seorang manusia pilihan Allah Swt yang akan menjadi saksi  diantara Dia dan hamba-Nya, menyampaikan kabar gembira berupa pahala kepada orang-orang yang beriman diantara mereka sebagai imbalan atas keimanan, keta’atan dan prilaku baik, mereka juga memberikan peringatan kepada orang-orang kafir dan berpaling dari kebenaran bahwa mereka akan mendapatkan siksa atas kekafiran dan keberpalingannya itu.
Kewajiban seorang Rasul adalah menyampaikan perintah Allah Swt dan mengajak manusia kepada ajaran yang diwahyukan kepadanya.

b. Tugas-Tugas Rasulullah saw. (Pengemban Risalah)
            Jika kita renungkan isi kandungan Al-qur’an, akan kita ketahui bahwa tugas-tugas Rasulullah saw banyak sekali, seperti menerima wahyu, ilmu dan agama dari Allah swt dengan tata cara tertentu; membacakan wahyu, menyampaikan seluruh perintah Allah swt, memperluas makna Al-qur,an sekaligus menjelaskannya kepada manusia.
Allah Swt berfirman: “ Dan Kami turunkan kepadamu al-Qur’an agar engkau menerangankan kepada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya meraka memikirkan.” (QS. An-Nahl: 44) serta mengeluarkan manusia dari kegelapan kepada cahaya, memimpin umat dan mentarbiyah para pengikutnya dengan pendidikan yang luhur setara dengan tarap keimanan mereka kepada Allah swt.
Jika kita klasfikasikan tugas-tuga Rasulullah saw ini berdiri di atas tiga unsur dasar sekaligus dan tidak terpisah-pisah. Firman Allah swt: “Sebagaimana telah kami utus  kepada kalian seorang Rasul dari kalian yang membacakan ayat-ayat kami kepadamu dan mensucikanmu dan mengajarkan kitab0kitab dan hikmah serta mengajarkanmu apa-apa yang belum kalian ketahui”. (QS.2:151)

PERNIKAHAN BEDA AGAMA

Rame-rame kontroversi pernikahan beda agama, mari kita simak fatwa MUI berikut.

Wassalamualaikum wr wb

KEPUTUSAN FATWA
MAJELIS ULAMA INDONESIA
Nomor : 4/MUNAS VII/MUI/8/2005
Tentang

PERKAWINAN BEDA AGAMA

Majelis Ulama Indonesia (MUI), dalam Musyawarah Nasional VII MUI, pada 19-22 Jumadil Akhir 1426H. / 26-29 Juli 2005M., setelah
MENIMBANG :

1. Bahwa belakangan ini disinyalir banyak terjadi perkawinan beda agama;
2. Bahwa perkawinan beda agama ini bukan saja mengundang perdebatan di antara sesama umat Islam, akan tetapi juga sering mengundang keresahan di tengah-tengah masyarakat;
3. Bahwa di tengah-tengah masyarakat telah muncul pemikiran yang membenarkan perkawinan beda agama dengan dalih hak asasi manusia dan kemaslahatan;
4. Bahwa untuk mewujudkan dan memelihara ketentraman kehidupan berumah tangga, MUI memandang perlu menetapkan fatwa tentang perkawinan beda agama untuk dijadikan pedoman.More. ..

MENGINGAT :

1. Firman Allah SWT :
Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu mengawini-nya) , maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya. (QS. al-Nisa [4] : 3);
Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. (QS. al-Rum [3] : 21);
Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperlihatkan- Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. (QS. al-Tahrim [66]:6 );
Pada hari ini dihalalkan bagimu yang baik-baik. Makanan (sembelihan) orang-orang yang diberi Al Kitab itu halal bagimu, dan makanan kamu halal pula bagi mereka. (Dan dihalalkan mengawini) wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara wanita-wanita yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al Kitab sebelum kamu, bila kamu telah membayar mas kawin mereka dengan maksud menikahinya, tidak dengan maksud berzina dan tidak (pula) menjadikannya gundik-gundik. Barang siapa yang kafir sesudah beriman (tidak menerima hukum-hukum Islam) maka hapuslah amalannya dan ia di hari akhirat termasuk orang-orang merugi. (QS. al-Maidah [5] : 5);
Dan janganlah kamu nikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita yang musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik walaupun ia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya . Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah- Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran. (QS. al-Baqarah [2] : 221)
Hai orang-orang yang beriman, apabila datang berhijrah kepadamu perempuan-perempuan yang beriman, maka hendaklah kamu uji (keimanan) mereka. Alllah lebih mengetahui tentang keimanan mereka; maka jika kamu telah mengetahui bahwa mereka (benar-benar) beriman maka jangalah kamu kembalikan mereka kepada (suami-suami mereka) orang-orang kafir. Mereka tiada halal bagi orang-orang kafir itu dan orang-orang kafir itu tiada halal pula bagi mereka. Dan berikanlah kepada (suami-suami) mereka mahar yang telah mereka bayar. Dan tiada dosa atasmu mengawini mereka apabila kamu bayar kepada mereka maharnya. Dan janganlah kamu tetap berpegang pada tali (perkawinan) dengan perempuan-perempuan kafir; dan hendaklah kamu minta mahar yang telah kamu bayar; dan hendaklah mereka meminta mahar yang telah mereka bayar. Demikianlah hukum Allah yang ditetapkan-Nya diantara kamu. Dan Allah maha mengetahui dan maha bijaksana (QS. al-Mumtahianah [60] : 10).
Dan barang siapa diantara kamu (orang merdeka) yang tidak cukup perbelanjaannya untuk mengawini wanita merdeka lagi beriman, Ia boleh mengawini wanita yang beriman, dari budak-budak yang kamu miliki. Allah mengetahui keimananmu; sebahagian kamu adalah dari sebahagian yang lain, karena itu kawinilah mereka dengan seizin tuan mereka dan berilah mas kawin mereka menurut yang patut, sedang mereka pun wanita-wanita yang memelihara diri bukan pezina dan bukan (pula) wanita-wanita yang mengambil laki-laki lain sebagai piaraannya; dan apabila mereka telah menjaga diri dengan kawin, kemudian mereka mengerjakan perbuatan yang keji (zina), maka atas mereka separuh hukuman dari hukuman wanita-wanita merdeka yang bersuami. (Kebolehan mengawini budak) itu, adalah bagi orang-orang yang takut pada kesulitan menjaga diri (dari perbuatan zina) diantaramu, dan kesabaran itu lebih baik bagimu. Dan Allah Maha Pengamun dan Maha Penyayang (QS. al-Nisa [4] : 25).
2. Hadis-hadis Rasulullah s.a.w :
Wanita itu (boleh) dinikahi karena empat hal : (i) karena hartanya; (ii) karena (asal-usul) keturunannya; (iii) karena kecantikannya; (iv) karena agama. Maka hendaklah kamu berpegang teguh (dengan perempuan) yang menurut agama Islam; (jika tidak) akan binasalah kedua tangan-mu (Hadis riwayat muttafaq alaih dari Abi Hurairah r.a);
3. Qa´idah Fiqh :
Mencegah kemafsadatan lebih didahulukan (diutamakan) dari pada menarik kemaslahatan.

MEMPERHATIKAN :

1. Keputusan Fatwa MUI dalam Munas II tahun 1400/1980 tentang Perkawinan Campuran.
2. Pendapat Sidang Komisi C Bidang Fatwa pada Munas VII MUI 2005 :

Dengan bertawakkal kepada Allah SWT

MEMUTUSKAN

MENETAPKAN : FATWA TENTANG PERKAWINAN BEDA AGAMA

1. Perkawinan beda agama adalah haram dan tidak sah.
2. Perkawinan laki-laki muslim dengan wanita Ahlu Kitab, menurut qaul mu´tamad, adalah haram dan tidak sah.

Ditetapkan di : Jakarta
Pada Tanggal : 22 Jumadil Akhir 1426 H.
29 Juli 2005 M.

MUSYAWARAH NASIOANAL VII
MAJELIS ULAMA INDONESIA,
Pimpinan Sidang Komisi C Bidang Fatwa

Ketua, Sekretaris,

K. H. MA´RUF AMIN HASANUDIN


Thank's
HARDIANSYAH
__._,_.___

gerakan-gerakan agama Islam

  1. Agama Ahmadiyah 

    Agama Qadian didirikan oleh Mirza Ghulam Ahmad di India. Mirza dianggap sebagai Nabi yang disejajarkan dengan Nabi Isa as., Nabi Musa as., Nabi Daud as. 

    Agama ini bermaksud untuk menyaingi Kenabian Muhammad SAW. Ahmadiyah masuk Indonesia tahun 1935 dan tersebar. Pusatnya sekarang di Parung Bogor. 

    Mempunyai majalah Nur Islam (sebagai pengganti Sinar Islam yang telah dilarang). Aliran ini sudah dilarang namun hanya secara lokal. MUI serta organisasi Islam lainnya telah mengirim surat kepada Pemerintah (Kejagung RI) tetapi belum mendapat tanggapan. 

    Pokok-Pokok Ajaran Ahmadiyah:
    1. Mirza Ghulam Ahmad mengaku dirinya Nabi dan Rasul utusan Tuhan.
    2. Mengaku menerima wahyu di India. Kitab suci mereka bernama Tadzkirah. Isinya memutarbalikkan ayat-ayat suci Al Qur'an, ayat yang awal diputar ke belakang, ayat yang satu disambung ayat lainnya sesuai dengan selera nabi India tersebut.
    3. Mengakui Kitab mereka sama sucinya dengan Al Qur'an.
    4. Wahyu tetap turun sampai hari kiamat begitu juga Nabi dan Rasul diutus sampai hari kiamat.
    5. Mempunyai tempat suci sendiri yaitu Qadian dan Rabwah. Nabi Mirza tidak pernah naik haji ke Makkah.
    6. Mereka mempunyai surga sendiri yang letaknya di Qadian dan Rabwah dan sertifikat kapling surga tersebut di jual kepada jama'ahnya dengan harga sangat mahal.
    7. Wanita Ahmadiyah haram nikah dengan laki-laki bukan Ahmadiyah tetapi sebaliknya boleh.
    8. Tidak boleh bermakmum dibelakang orang yang bukan Ahmadiyah.
    9. Ahmadiyah mempunyai tanggal, bulan dan tahun sendiri yaitu Suluh, Tabliqh, Aman, Syahadah, Hijrah, Ikhsan, Wafa', Zuhur, Tabuk, Ikha', Nubuwah, Fatah. Nama tahunnya adalah Hijri Syamsi (HS).

  1. Gerakan Syi'ah 

    Agama Syi'ah adalah agama dendam kesumat. Nabi pencetusnya adalah Abdullah bin Saba tokoh YAHUDI yang pura-pura masuk Islam di zaman Sahabat Nabi. 

    Rukum Iman Agama Syi'ah tidak termasuk percaya kepada Qadha' dan Qadar, yaitu : Percaya kepada keesaan Allah, Percaya kepada keadilan, Percaya kepada kenabian, Percaya kepada Imamah, Percaya kepada sa'ah (hari kiamat). Karena tidak iman kepada Qadha' dan Qadar itulah maka kematian cucu Rasulullah SAW, Husen di Padang Karbala, diratapi dari dulu hingga sekarang. Dalam meratapi, mereka memukul badan, dada dan kepala hingga berlumuran darah padahal tidak ada ajaran samawi yang membolehkan menganiaya diri karena mencintai seseorang. 

    Ahlul baiyt (seisi rumah dengan Rasulullah SAW) menurut mereka adalah Ali bin Abi Thalib, Fatimah dan kedua puteranya, Hasan dan Husein. Sedangkan Khadijah yang begitu besar jasanya terhadap agama Islam tidak termasuk. 

    Pokok-Pokok Ajaran Syi'ah:
    1. Hadits tidak hanya dari Nabi Muhammad SAW saja tetapi juga dari ucapan para Imam mereka sampai hari kiamat.
    2. Al Qur'an yang beredar sudah dipalsukan dan yang asli dibawa oleh Imam Muntadhar (yang ditunggu munculnya kembali di dunia).
    3. Menghalalkan nikah Mut'ah (kawin kontrak / pelacuran mengatasnamakan agama) padahal sudah dilarang Islam. Banyak digandrungi oleh muda mudi atau pejabat yang kurang pengetahuan, padahal sama saja dengan zinah.
    4. Syi'ah memandang Imam itu maksum.
    5. Syi'ah memandang bahwa menegakkan agama adalah rukun agama.
    6. Syi'ah menolak hadits yang tidak diriwayatkan oleh ahlul bait.
    7. Tidak mengakui Abu Bakar, Umar dan Utsman Radhiyallahu 'anhum.


Gerakan Syi'ah luar biasa aktif di Indonesia (karena banyak penduduk muslimnya namun kurang pengetahuan agamanya). Mereka pandai menempatkan orang-orangnya di posisi penting a.l. : DR. Jalaluddien Rahmat untuk menggarap keluarga mantan wapres Soedarmono serta kelompok elit di Kebayoran Baru dengan nama yayasan Pengajian Sehati. Ir. Haidar Bagir (pemimpin umum Republika untuk menggarap orang-orang dekat Habibie dan kelompok intelektual). Prof. DR. Quraisy Shihab yang menggarap tokoh agama yaitu untuk mementahkan keputusan-keputusan MUI jika ada keputusan MUI yang keras terhadap aliran sempalan. LPPI pernah mengeluarkan brosur kecil yang berjudul : Syi'ah dan Quraisy Shihab. 

Gerakan ini mempunyai yayasan yang bergerak di bidang pendidikan dan pesantren antara lain:
    1. Yayasan Muthohari Bandung
    2. Yayasan Al Muntadhor Jakarta
    3. Yayasan Mulla Sadra Bogor
    4. Yayasan Pesantren Yapi Bangil (IPANI : Ikatan Pemuda Ahlu Bait)
    5. Yayasan Muhibbin Probolinggo
    6. Pesantren Al Hadi Pekalongan
    7. Yayasan Yapisma Malang
    8. Yayasan Madinatul Ilmi Depok
    9. Yayasan Darul Habib Jakarta
    10. Yayasan Yasin Surabaya
    11. Yayasan Babul Ilmi Jakarta (Jatibening)

  1. Gerakan Lembaga Kerasulan (LK) 

    Mereka berpendapat bahwa Rasul itu diutus sampai kiamat. Rasul itu personnya, oleh sebab itu harus ada lembaganya (sama dengan Menteri dengan Departemennya). 

    Kalau Rasul meninggal maka harus ada Rasul baru yaitu Imam mereka. Tidak taat pada Imam mereka berarti tidak taat pada Rasul dan itu dosa besar. 

    Gerakan ini ingin mendirikan NII (Negara Islam Indonesia) versi mereka sendiri dengan tokohnya : Aceng Syaifuddin. 

    Pokok-Pokok Ajarannya:
    1. Rasul diutus sampai hari kiamat.
    2. Wajib bai'at seta taat pada Imam.
    3. Dosa bisa ditebus dengan uang kepada Imam. Besar kecilnya tergantung besar kecil dosa.
    4. Di luar kelompok mereka adalah kafir.
    5. Perkawinan harus dihadapan imam mereka dan diadakan oleh imam mereka. Sedangkan orang tua tidak perlu tahu.
    6. Membagi periode Makkah dan Madinah. Sekarang dianggap masih periode Makkah, jadi belum wajib Sholat, puasa, haji serta belum diharamkan khamar dan minuman memabukkan lainnya.
    7. Mengaji harus kepada Imam.

  1. Ajaran Lia Aminuddin, Agama Salamullah 

    Lia Aminuddin, umur 51 tahun tinggal di Jl. Mahoni 30 Jakarta Pusat 10260. Ada beberapa buku yang sudah dikarang olehnya:
    1. Perkenankan aku menjelaskan sebab taqdir.
    2. Pancasila menuju Zam-zam
    3. Lembaga Al Hira, fatwa Jibril as. VS fatwa MUI.
    4. Puisi-puisi mendalami kerukunan Nasional.


Pokok-Pokok Ajarannya:
    1. Malaikat Jibril akan muncul lagi ke Bumi dan bersemayam di diri Lia, maka dimanapun Lia berada selalu bersama Malaikat Jibril as.
    2. Lia mengakui menjadi juru bicara Jibris as. dan mengaku sebagai Nabi/Rasul.
    3. Lia mengaku mendapatkan wahyu.
    4. Lia mengaku mendapatkan mukjizat.
    5. Agama yang dibawa oleh Lia bernama Salamullah / Agama Perenialisme yang menghimpun segala agama.
    6. Lia mengaku sebagai Imam Mahdi.
    7. Imam Mukti (anaknya) dianggap sebagai Nabi Isa as.
    8. Abdul Rahman diyakini sebagai wa'sil/Imam besar.
    9. Mencukur semua jenis rambut lalu membakarnya dianggap sebagai bentuk ibadah yang diperintahkan Jibris melalui Lia Aminuddin (seperti bayi yang baru lahir).

  1. Ajaran Bijak Bestari 

    Yayasan Imperium Zakita Mata di didirikan oleh HMA Bijak Bestari, lahir di Binjai, Sumatra Utara, 30 Maret 1943. 

    Pokok-Pokok Ajarannya:
    1. Mengaku bahwa HMA (Huwa Mu'jizatul A'la Allahu Akbar) itu Allah. Allah tertinggi. Allah itu Dzat yang menyeluruh. Pada Allah itu ada jabatan-jabatan. Ada Allahu Akbar ada Ar Rahman dan ada ayat kursi yang memiliki fungsi-fungsi. Diantara fungsi-fungsi itu, yang tertinggi adalah HMA.
    2. Imperium Zakiya Makta Foundation milik HMA terbentuk atas dasar diturunkannya penugasan dari Allah yang Maha Besar mutlak 100% pada tanggal 2 Mei 2001 pukul 00.00 WIB yang diterima langsung oleh HMA Bijak Bestari.
    3. Imperium Zakiya Makta sebagai Pusat Komando, Deteksi dan Informasi Ghoib dan Ajaib yang mencakup alam semesta raya secara keseluruhan, mulai alam dimensi 1 sampai alam dimensi 900. Mengadakan apa yang disebut "Penafsiran Ghaib" dengan melakukan kontak gaib dengan pemimpin ayat masing-masing. Bila kita kontak, kita bisa tanyakan semua "Ini apa maksudnya?"


Inti ajaran Zakiya Makta adalah keilmuan hiper metafisik yang merupakan jalan keluar untuk segala keperluan positif.
  1. Agama (faham) Baha'i 

    Timbul dari kalangan Syi'ah di Iran pada abad 19. Pencetusnya adalah Mirza Ali Muhammad. Mendakwa dirinya sebagai Al Baab, artinya pintu, yaitu pintu yang menghubungkan manusia dengan iman yang hilang yang akan keluar pada akhir zaman. 

    Ajarannya dinamakan Babiyah. Ia mengangkat dirinya sebagai Imam Mahdi. Setelah meninggal ajarannya dikembangkan oleh muridnya Mirza Husein Ali. Husein Ali juga mengangkat dirinya sebagai Nabi, juga Al Masih yang dijanjikan. 

    Pokok-Pokok Ajaran:
    1. Semua agama samawi (Yahudi, Islam, Kristen) itu sama karena berasal dari Tuhan yang sama, oleh karena itu ketiga agama tersebut harus disatukan, yang ada hanyalah dienullah (agama Tuhan) atau mereka sebut juga agama Internasional.
    2. Ajaran Baha'i merupakan campuran antara falsafah Pantaisme, ajaran Taurat, Injil dan Tasawwuf dalam Islam.


Ajaran ini telah dilarang melalui SK Perdana Menteri RI No.112/PM/1959. Setelah mati selama 42 tahun, begitu Gus Dur terpilih menjadi Presiden RI, pengurus Baha'i datang ke Presiden Gus Dur untuk melakukan lobi. Dan untuk diketahui aliran ini telah memberikan hidupnya untuk propaganda bagi kembalinya orang-orang Yahudi ke bumi Palestina.
  1. Tarekat Naqsyabandiyyah Prof. DR. Kadirun Yahya. 

    Kadirun Yahya dilahirkan di Pangkan Brandan 20 Juni 1917. Pada dasarnya Kadirun Yahya adalah seorang ilmuwan di bidang Fisika, Kimia dan Filsafat. 

    Perkenalannya dengan ajaran Tarekat Naqhsabandiyyah di mulai pada tahun 1941 di Sumut bersama Syekh Syahbuddin. Lalu berguru degnan Syekh Muhammad Hasyim Buayan. Ia mengklaim bahwa ajaran "metafisika" yang dianutnya merupakan ajaran Rasulullah SAW yang diwariskan kepadanya berasal dari Jabal Qubais. 

    Pokok-Pokok Ajaran:
    1. KH. Hasyim, gurunya, berkata "aku tadi telah meninggal 4 jam, tetapi aku permisi pada Tuhan Allah untuk hidup lagi agak sebentar, karena ada lagi yang lupa belum aku turunkan pada anak." Beberapa hari setelah itu sang guru berpulang.
    2. Tenaga Allah adalah ibarat listrik dan wasilah, pengantar atau ibarat saluran yang menghubungkan antara manusia dan Allah melalui Mursyid dan silsilahnya serupa kawat listrik.
    3. Untuk tujuan tertentu, ia memakai sebuah tongkat. Dengan tongkat tersebut ia dapat langsung memusatkan energi Ilahi ke arah obyek yang ia tuju. Ia bisa mematikan yang hidup dan menghidupkan yang mati. Untuk tujuan lain, air atau batu yang telah disalurkan padanya kalimah Allah, dapat dipakai sebagai kondensator yang berisi energi Ilahi yang sama.
    4. Ilmu Tasawwuf dan Sufi adalah satu ilmu dalam agama Islam yang sangat dalam dan sangat halus. Yang mampu menembus ke dalam alam bil ghaib, alam batin, yang sudah jelas sulit diilmiahkan, apalagi di zaman dahulu kala.
    5. Dzikrullah dengan metode tarekatullah ialah dzikrullah yang mampu langsung mendorong turunnya dzikrullah Maha Suci, Maha Akbar dari sisi Allah SWT.

  1. ISLAM Liberal 

    Islam Liberal atau JIL (Jaringan Islam Liberal) adalah kemasan dari kelompok lama yang orang-orangnya dikenal nyeleneh. Kelompok nyeleneh itu setelah berhasil memposisikan orang-orangya dalam jajaran yang mereka sebut pembaharu atau modernis. Mula-mula yang dilakukan adalah mengacaukan istilah. Mendiang Dr. Harun Nasution Direktur Pasca Sarjana IAIN Jakarta berhasil mengelabui para mahasiswa perguruan tinggi Islam di Indonesia dengan cara mengacaukan istilah. Yaitu memposisikan orang-orang yang nyeleneh sebagai Pembaharu. Diantaranya Rifa'at At-Thahthawi (orang Mesir alumni Paris yang menghalalkan dansa-dansi laki perempuan campur aduk) oleh Harun diangkat sebagai pembaharu dan bahkan dibilang sebagai pembuka pintu ijtihad. Pemutarbalikan fakta ini dilakukan secara resmi di IAIN antara lain melalui bukunya "Pembaharuan dalam Islam, Sejarah Pemikiran dan Gerakan, terbit 1975). 

    Pengacauan istilah lainnya dilakukan oleh Nurcholish Madjid yang belajar Islam (kepada dosen-dosen Yahudi) di perguruan tinggi Amerika, Chicago - dengan cara mengembalikan istilah kepada bahasa lalu diselewengkan artinya, persis seperti dilakukan Darmogandul dan Gatoloco : yaitu sosok penentang dan penolak syari'at Islam di Jawa. Nurcholish menempuh : Islam dikembalikan kepada al Din, kemudian diberi makna yaitu hanyalah agama (tidak punya urusan dengan kehidupan dunia, bernegara) lalu dari pemaknaan itu menolak diterapkannya syari'at Islam dalam kehidupan. Mari kita simak kutipan tulisan Nurcholish sbb: 

    "sudah jelas, bahwa fikih itu, meskipun telah ditangani oleh kaum reformis, sudah kehilangan relevansinya dengan pola kehidupan zaman sekarang. Sedangkan perubahan secara total agar sesuai dengan pola kehidupan modern, memerlukan pengetahuan yang menyeluruh tentang kehidupan modern dalam segala aspeknya, sehingga tidak hanya menjadi kompetensi dan kepentingan umat Islam saja, melainkan juga orang-orang lain. Maka, hasilnya pun tidak perlu hanya merupakan hukum Islam, melainkan hukum yang meliputi semua orang, untuk mengatur kehidupan bersama." 

    Tanggapan : menganggap fiqh telah kehilangan relevansinya adalah satu pengingkaran. Bagaimana umat Islam bisa berwudhu, sholat, zakat, puasa, nikah, waris dan mengetahui halal/haram jika fiqh telah tidak relevan? 

    Faham JIL mudahnya, menjurus pada sekularisme, inklusifisme dan pluralisme agama (menganggap semua agama itu sejajar, paralel dan prinsipnya sama hanya beda teknis) dan kita tidak boleh memandang agama lain dengan memakai agama yang kita peluk (ini lebih jauh lagi pemurtadannya). 

    Ahmad Wahib, yang mengaku sekian tahun diasuh oleh pendeta dan romo, fahamnya menafikan Qur'an dan Hadits, yaitu: 

    "Menurut saya sumber-sumber pokok untuk mengetahui Islam atau katakanlah bahan-bahan dasar ajaran Islam, bukanlah dengan Qur'an dan Hadits melainkan Sejarah Muhammad." 

    Jadi Al Qur'an dan Hadits dia anggap hanya sebagian dari sumber sejarah Muhammad, jadi hanya bagian dari sumber ajaran Islam, yaitu Sejarah Muhammad. Al Qur'an disejajarkan dengan iklim Arab, adat istiadat Arab dan lain-lain. Jadi Al Qur'an dan Hadits dianggap bukan landasan Islam, hanya setingkat adat Arab saja.

    Tokoh-tokohnya:
    • Nurcholish Madjid - Paramadina Jakarta
    • Charles Kurzman - University North Carolina
    • Azyumardi Azra - IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta
    • Abdallah Laroui - Muhammad V University Maroko
    • Masdar F. Mas'udi - Pusat Pengembangan Pesantren dan Masyarakat Jakarta
    • Goenawan Mohammad - Majalah Tempo
    • Edward Said
    • Djohan Effendi - Deakin University Australia
    • Abdullah ahmad an-Naim - University of Khartoum Sudan
    • Jalaludin Rahmat, Yayasan Muthahhari Bandung
    • Asghar Ali Engineer
    • Nasaruddin Umar - IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta 

      >li>Komaruddin Hidayat - Paramadina
    • Said Agil Siraj - PBNU
    • Denny JA, Univ. Jayabaya
    • Rizal Mallarangeng - CSIS
    • Budi Munawar Rahman - Paramadina
    • Taufiq Adnan Amal - IAIN Alauddin Makassar
    • Hamid Basyaib - Yayasan Aksara
    • Ulil Abshar Abdalla - Lakpesdam NU
    • Luthfi Assyaukanie - Paramadina
    • Ade Armando - UI
    • Syamsurizal Panggabean - UGM
    • Ihsan Ali Fauzi - Ohio University
    • Syaiful Mujani - Ohio University
    • Mohammad Arkoun - University of Sorbone Perancis
    • Sadeq Jalal Azam - Damascus University Suriah



Adakah Santri-santri Ihyaul – Ulum yang akan mengikuti jejak Pendirinya itu?

SEJARAH  SINGKAT PONDOK PESANTREN IHYAUL ULUM

Pondok Pesanten Ihyaul Ulum terletak di sebelah barat laut kota Gresik, sekitar ± 28 km dari kota kabupaten Gresik, tepatnya di Desa duknanyar Kecamatan Dukun Kabupaten gresik Provinsi Jawa Timur.
Pondok Pesantren ini didirikan pada tanggal 1 januari 1951 oleh seorang ulama’ yang cukup dikenal di daerah  Kabupaten Gresik dan sekitarnya, beliau bernama KH. MA’SHUM SUFYAN. Mula-mula beliau mengajar keluarganya mengaji di rumahnya, kemudian banyak tetangga dan masyarakat sekitar yang berminat untuk mendalami ilmu agama khususnya tentang al-Qur’an, maka rumah beliau yang berlantai dua ruangan atasnya dipersiapkan secara total untuk sentral kegiatan pengajian (rumah tersebut masih berwujud aslinya dan terawat hingga sekarang).
Seiring berputarnya waktu, pengaruh KH. Ma’shum Sufyan semakin meluas di kalangan masyarakat, akibatnya rumah beliaupun dipadati oleh masyarakat yang cinta ilmu agama. Di dorong situasi demikian, beliau bersama keluarganya utamanya mbah H. Rusydi (mertua beliau) memberi dukungan penuh baik moril maupun materiil untuk membangun langgar dengan beberapa gotha’an di pekarangan depan rumah beliau sebagi tempat mengaji dan istirahatnya para santri.
Peristiwa ini terjadi pada tahun 1951, dan dari langgar ini cikal bakal dimulailah sejarah Pondok Pesantren Ihyaul Ulum yang tercinta ini.

RIWAYAT SINGKAT PENDIRI PONDOK PESANTREN IHYAUL ULUM

Pendiri pondok pesantren Ihyaul Ulum, adalah seorang tokoh dan ulama’ yang patut ditiru dan diteladani di bidang ilmu, perjuangan, kepemimpinan dan kesederhanaannya. Beliau bernama  KH. Ma’shum Sufyan yang hidup dalam satu keluarga yang amat sederhana. Ayah beliau bernama H. Muhammad Sufyan, sedang ibunya bernama Amnah. Beliau lahir di Desa Dukun pada hari Sabtu Kliwon tahun 1334 H.
Kesederhanaan beliau tergambar dalam sikap dan lakunya tiap hari, keikhlasannya tergambar dalam setiap ucapan dan perbuatan beliau.Satu contoh, ketika beliau diwawancarai tentang riwayat hidupnya, sebagaian ucapannya dapat direkam sebagai berikut.”Wah... maaf saja, saya tidak tahu semua itu. Tahu saya Cuma sedikit dan itupun terbatas pada apa yang diinformasikan oleh ibu kepada saya. Disamping itu, apasih perlunya riwayat hidup saya ditampilkan dalam tulisan-tulisan? Thoh saya hanya begini saja. Tulis saja sedikit sejarah perjalanan Pondok Pesantren Ihyaul Ulum itu “. Ketawadlu’an beliau terbentuk karena kedalaman ilmu agamanya yang dipelajari semenjak masa kecil.
Pada sekitar umur 6 sampai 7 tahun KH. Ma’shum sufyan sudah fasih dan terampil membaca ayat-ayat al-Qur’an. Hal tersebut berkat asuhan kakek beliau yang dikenal adil dalam soal membaca al-qur’an, yakni kiyai Amari.Dalam usia yang masih kecil KH. Ma’shum sudah nampak kepandaiannya dalam ilmu agama, demikian pernyataan yang dilontarkan oleh KH. Ahyat salah seorang paman beliau yang sekaligus menjadi pengasuhnya. Sebagai lazimnya anak-anak pada waktu itu, KH. Ma’shum memohonkepada orang tuanya untuk disekolahkan, dan karena cintanya terhadap ilmu disamping merasa berkewajiban  orang tua beliau leluluskan permohanannya.. mulai saat itu KH. Ma’shum bersekolah di madrasah Islamiyah di bawah asuhan para ustadz alumni Makkatul Mukarromah, di antaranya : KH. Dimyathi dan KH. Muhammad hasan.
Pada usia 12 tahun, KH. Ma’shum yang terkenal kecerdasannya, pergi berguru ke daerah Sidayu Gresik kepada KH. Munawar untuk menghafalkan al-Qur’an. Wal-hasil sungguh mengherankan dalam kurun waktu Cuma 3 bulan beliau telah hafal al-Quran dengan fasih. Berbagai sanjungan oleh para santri dan masyarakat pun dialamatkan pada beliau semenjak mengetahui kemampuan beliau, sehingga guru beliaupun KH. Munawar turut berbangga hati dan bersyukur kepada Allah SWT karena beliau diberi murid yang sehebat itu.
Prestasi yang dicapai oleh K.H. Ma’shum itu, membuat namanya melambung tinggi dan dalam usia yang semuda itu, (12 tahun) beliau diangkat sebagai asisten dosen dalam tahfidhul qur’an. Dasar sifat tawadlu’nya yang kuat, banyaknya sanjungan dan tingginya kedudukan tidak membuatnya sombong. Beliau tetap sebagaimana pohon padi, semakin berisi, semakin merunduk. Bahkan ketinggian yang dimiliki oleh beliau semakin merasa haus terhadap ilmu.
Setelah genap mendapat 7 bulan hidup bergelut dengan Al Qur’an, beliau meminta pamit kepada K.H. Munawwar untuk pulang dan melanjutkan mengaji ke K.H.M. Sa’id Sampang Madura. Beberapa kitab telah di hatamkan disana dalam waktu yang hanya tiga bulan. Dan waktu yang sesingkat itu, bagi Al-Mukarram K.H. Ma’shum sudah dianggapnya cukup. Karena itu beliau datang menghadap K.H. M. Sa’id untuk mengucapkan terima kasih dan minta permisi pulang sambil memohon do’a restu.
Pulangnya beliau dari Madura, bukan karena ingin beristirahat dari mengaji, bahkan pulang beliau adalah karena hausnya beliau dengan ilmu. Didekatinya K.H. Faqih bin Abdul Jabbar Maskumambang untuk ditimba ilmunya.Lima tahun beliau mengaji disana dan kemudian melanjutkan perjalanannya ke Rembang ngangsu ilmu dari ulama’ terkenal K.H.Kholil. Kedatangan beliau bersamaan dengan datangnya seorang pemuda yang pada akhirnya terkenal K.H. MAKHRUS ALI pimpinan Pondok Pesantren Lirboyo Kediri.
           Perkenalan  beliau dengan K.H. MAKHRUS ALI’ membuat persaudaraan  yang erat  sampai   
Pada saatnya  Al Mukarram K.H. MAHRUS pulang ke Rahmatullah.
Terpetik suatu cerita yang lucu dari pengalaman kedua Kyai tersebut saat sama-sama mondok di K.H. Kholil Rembang. Suatu hari lurah Pondok mendapat tantangan dari orang-orang kampung disekitar  pondok untuk bermain sepak bola. Sebetulnya surat tersebut merupakan surat yang kesekian kalinya. Oleh lurah pondok, berkali-kali tidak pernah dilayani sebab sudah berkali-kali main tetapi tidak pernah menang. Berita tersebut didengar oleh dua santri baru itu (K.H. Ma’shum dan K.H. Makhrus). Untuk menjaga nama baik pondok  dan menanamkan rasa jera pada penantang yang PKI itu, kedua santeri tersebut  menyarankan untuk dilayani dan keduanya siap untuk mengaturnya. Dikumpulkan santri-santri  yang masih kecil yang mengerti aturan permainan. Entah bekal apa yang dipersiapkan, tapi suatu yang lucu dan mendebarkan terjadi pada waktu pertandingan berlangsung. Banyak pemain dari kesebelasan kampung yang pingsan tidak sadarkan diri  karena kena tendangan bola dari kesebelasan pondok. Pergantian pemain terus berganti, namun yang tidak sadarkan diripun terus bertambah. Akhirnya permainan dihentika dengan scor kira-kira 14 – 0 (lupa bilangan persisnya) untuk kesebelasan pondok. Sejak peristiwa itu orang-orang PKI tidak lagi berani mempermainkan santri-santri pondok.   
K.H. Ma’shum sebagaimana di pondok-pondok yang lain tidak pernah lama. Di Rembang, beliau hanya satu tahun setengah dan kemudian setelah itu kembali nyantri ke Hadrotis Syeh K.H. Faqih pada saatnya sang guru di panggil pulang ke haribaanNnya.
Memang bagi otak yang luar biasa cerdasnya sedikitnya waktu bukan halangan untuk mendapatkan ilmu yang banyak, demikian halnya dengan tokoh dan pendiri Pondok Pesantren ihyaul Ulum ini. Beliau tidak pernah lama tinggal di satu Pondok pesantren sebagaimana lumrahnya santri-santri yang lain, namun sebagimana realita yang ada, hanya 3 bulan Kitab Suci Al-qur’an yang setebal itu dapat dihafal di luar kepal dengan lancar.
Satu hal lagi yang perlu diketahui beliau KH. Ma’shum Sufyan membuat kejutan di kalangan kaum santri. Di saat beliau selesai melaksanakan akad pernikahannya dengan sorang putri bernama Masyrifah, di hari itu pula beliau sambil menghilangkan rasa rikuhnya sebagai pengantin baru di rumah mertuanya dengan menghafalkan kitab Alfiyah ibnu Malik, dan dalam satu malam beliau telah hafal kitab Alfiyah tersebut dari bait yang pertma sampai bait yang ke-832 yaitu sampai akhir dari bab Jama’ Taksir.
Sungguh hal yang menta’jubkan, adakah Santri-santri Ihyaul – Ulum yang akan mengikuti jejalk Pendirinya itu? Mudah-mudahan akan muncul mbah ma’shum-mbah Ma’shum  lain yang kan memegang tongkat estafet dari kibaran panji ihyaul-Ulum ini.
Sebagai akhir dari tulisan ini perlu dicatat bahwa beliau KH Ma’shum Sufyan pada masa perebutan kekuasaan di negara Indonesia yang berpancasila ini ikut juga menjadi prajurit pembela negara. Bahkan tidak Cuma itu, beliau juga menjadi konseptor yang mengatur strategi perjuangan untuk menghadapi serangan kaum penjajah yang akan menguasai tanah air yang tercinta ini.
Satu diantara beberapa contoh cerita yang dapat dikemukakan di sini; pernah pada waktu Belanda sudah ada di daerah Sembayat Manyar, penguasa daerah mengadakan musyawarah tentang bagaimna cara pemecahannya. Pada saat itu beliau sempat bersitegang dengan keluarganya sendiri yaitu KH Muchtar Faqih (al-Maghfurlah) karena konsep yang dikemukakan dan langsung menjadi kesepakatan, konsep tersebut adalah “Kita harus mempertahankan di sembayat, kita bersama-sama menyerang ke sana”. Pertimbangan beliau anatara lain ;
Karena konsep tersebut munculnya dari beliau maka majlis memutuskan untuk melaksanakannya dan sekaligus mengamantkannya kepada beliau. Kemudian dipilihlah pemuda-pemuda yang cakap termasuk diantaranya M. Ali dan Fadlun, orang yang terakhir namanya disebutkan inilah yang sempat membuat kenangan karena dia pada waktu itu hampir saja mati tenggelam di sungai. Untuk menyelamatkan diri maka ia berupaya sekuat kemampuan dan al-hamdulillah dengan pertolongan Allah dapat selamat walaupun senjatanya hilang di sungai.
            Begitulah kisah singkat Romo KH. Ma’shum Sufyan pendiri Pondok Pesantren ihyaul Ulum Dukun Gresik, semoga santri-santri beliau dapat mengenang dan meneruskan perjuangan beliau, Allahummaghfirlahuu....
 
Diambil-dari: http://mi-ihyaul-ulum.blogspot.com/2011/02/adakah-santri-santri-ihyaul-ulum-yang.html?spref=fb



Pernyataan Al Qur'an tentang hubungan dengan kitab terdahulu

Al Quran
Al-Qur'an dalam pandangan Islam memiliki posisi yang sangat jelas berkaitan dengan keberadaan teks-teks keagamaan yang termasuk dalam kitab-kitab yang diturunkan kepada kaum sebelum kaum Nabi Muhammad SAW (Taurat, Zabur, Injil, dan lembaran Adam, Syits, Idris, Ibrahim dan Musa). Berkaitan dengan hal ini dalam doktrin Islam, al-Qur'an dalam beberapa ayatnya menegaskan posisinya terhadap kitab-kitab tersebut.



Menegaskan eksistensi kitab terdahulu

Secara eksplisit dalam surah Al-Baqarah ayat ke 2-4 ditegaskan bahwa salah satu ciri orang yang bertaqwa (muttaqin) adalah mereka yang percaya pada al-Qur'an dan wahyu yang diturunkan sebelum al-Qur'an diturunkan kepada Rasulullah SAW. Berikut adalah petikan terjemahan bagian tersebut.


(2)Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa,(3)(yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan salat, danmenafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka.(4)dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat.


Pembenar & Ujian

Al Qur'an juga diposisikan sebagai pembenar (mushaddiq) dan batu ujian/verifikator (muhaymin) terhadap kitab-kitab yang lain. Hal ini terdapat pada surah Al-Ma'idah ayat 48 yang artinya :


Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu,

Referensi utama

Dalam Islam dipercayai bahwa setiap bangsa memiliki nabi yang diutus kepada mereka sebagaimana terdapat dalam surat Yunus ayat 47 yang artinya :


Tiap-tiap umat mempunyai rasul; maka apabila telah datang rasul mereka, diberikanlah keputusan antara mereka dengan adil dan mereka (sedikitpun) tidak dianiaya.
Dan bila tiap umat tersebut berselisih mengenai sesuatu hal maka Al Qur'an dapat menjadi hakim atau referensi untuk menerangkan hal-hal yang mereka perselisihkan tersebut. Dalam Al Qur'an mengenai hal ini dijelaskan lebih lanjut dalam surat An Nahl ayat 63 dan 64 yang artinya:


(63)Demi Allah, sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami kepada umat-umat sebelum kamu, tetapi syaitan menjadikan umat-umat itu memandang baik perbuatan mereka (yang buruk), maka syaitan menjadi pemimpin mereka di hari itu dan bagi mereka azab yang sangat pedih(64)Dan Kami tidak menurunkan kepadamu Al-Kitab (Al Quran) ini, melainkan agar kamu dapat menjelaskan kepada mereka apa yang mereka perselisihkan itu dan menjadi petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.


Sejarah yang benar

Maksudnya ialah bahwa Al Qur'an meluruskan sejarah. Dalam Al Qur'an terdapat cerita-cerita mengenai kaum dari rasul-rasul terdahulu, juga mengenai beberapa bagian mengenai kehidupan para rasul tersebut. Cerita tersebut pada beberapa aspek penting berbeda dengan versi yang terdapat pada teks-teks lain yang dimiliki baik oleh kaum Yahudi dan Kristen.


Tuyul Bibir Vertikal, Tuyul Yang Paling Banyak Dipelihara


Tuyul Bibir Vertikal adalah jenis tuyul yang paling banyak diPelihara orang, biasanya tuyul ini hidup bersama sang majikan. Yang menarik si tuyul ini di anggap seolah - olah seperti anaknya sendiri. Tidur juga bersama sang majikan. Sehingga tidak jarang si tuyul ini kerap terlihat menyusu (Meminum ASIH) dari wanita yang ada dirumah tersebut, entah itu si ibu atau anak gadis dengan di sadari atau tampa di sadari oleh mereka.Oleh karean itu, kadang ada beberapa kasus jika si majikan pemilik tuyul memiliki anak gadis maka tidak jarang si anak gadis terebut tidak laku-laku atau susah mendapatkan jodoh.

Jika si anak gadis dari pemilik tuyul tidak laku lama tidak mendapatkan jodoh, itu lebih karena aura tuyul memperburuk aura positif dari anak gadis tersbut, Aura negatif yang ditimbulkan oleh tuyul tersebut terjadi karena seringnya tuyul ini dekat atau bersentuhan dengan gadis. Disisi lain, kadang si tuyul ini tidak rela jika anak gadis yang tiap malam menemaninya tidur dimiliki orang lain.


si tuyul ini merasa bahwa gadis tersebut adalah kakak yang harus menemaninya setiap saat, atau bahkan memberikan ASIH kepadanya sebagai ritual yang harus di lakoni tuyul menjelang tidur. hal ini yang sebenarnya menjadi sebab akan susah dapat jodohnya si anak gadis tersbut


Kebiasaan yang lain adalah tuyul ini sering diajak-ajak jalan-jalan olej majikannya pada sore hari sebelum magrib menjelang, seperti layaknya hewan, tuyul ini diikat dan di ajak berkeliling oleh majikanya. Daerah tempat mereka jalan-jalan biasanya di dekat pasar tradisional. Si majikan duduk menunggu di suatu tempat, sedang si tuyul di biarkan mengembara di pasar tesebut untuk mengambil beberapa lembar uang pemilik para pedagang dan pada saat menjelang adzan magrib mereka akan kembali pulang.
 
diambil dari: http://terselubung.blogspot.com/2011/01/tuyul-bibir-vertikal-tuyul-yang-paling.html

KIAMAT MENURUT ALAM SEMESTA

Tanda-tanda Kiamat

Kiamat Menurut Ilmu Alam Semesta
Bahwa bumi akan hancur berkeping-keping seperti kapas berterbangan. Beberapa penelitian ilmuwan membuktikan bahwa kiamat adalah kepastian. Hanya kapan itu terjadi adalah rahasia Allah Subhanahu wa Ta'ala. Namun, mari kita lihat pandangan dan perhitungan para ilmuwan.
Jika kita rajin mendengar keterangan-keterangan dariweb NASA, mereka pernah mengatakan bahwa sudah banyak planet yang berbalik arah putar. Jika pada planet bumi kita ini matahari masih terbit dari arah timur, maka dalam beberapa tahun ini terdapat beberapa fenomena baru yang menurut mereka planet lain sudah mulai berbalik arah dan matahari terbit dari arah barat. Dari sisi ilmiah, inilah pertanda akhir jaman mendekati kiamat.

Pertama : Mengenai planet X (nibiru).
Adalah menurut para ilmuwan, dari sekian banyak planet yang berbalik arah putar. Mereka menemukan adanya planet dari galaksi lain yang bergerak memasuki orbit dalam tata surya kita. Planet ini kemudian diberi nama planet X (Nibiru).
Planet X
Planet Nibiru adalah bintang lain yang tertarik gravitasi matahari lalu masuk ke tatasurya kita. Parahnya dia berrevolusi berlawanan dengan revolusi bumi dan planet lain di tatasurya kita. Jalurnya pas di jalur bumi. Sehingga pada suatu masa bumi akan ditabrak oleh benda yang besarnya 100 kali lipat dengan sama-sama kecepatan superdahsyat. Bisa dibayangkan seperti apa kemungkinannya. Pasti hancur berkeping-keping.
Inilah perbandingan besar bumi dengan Nibiru
Ilmuwan menyebut 50 tahun lagi planet x ini akan memasuki orbit tata surya kita sejak ditemukan tahun 2003. Berarti kiamat boleh terjadi pada tahun 2053 ? Allah-lah Yang Maha Mengetahui dan Maha Kuasa.
Kira-kira seperti inilah kalau bumi kita di tabrak

Yang kedua. Awan Smith.
Awan Smith, diambil dari nama Gail Smith, seorang astronom AS yang mendeteksinya pertama kali pada tahun 1963 saat meneliti di Universitas Leiden, Belanda.
Awan Smith
Awan Smith adalah Gumpalan awan raksasa yang mengandung gas hidrogen dalam volume sangat besar tengah melesat mendekati piringan Galaksi Bima Sakti, tempat tata surya kita berada. Jika dilihat dari Bumi, lebar gumpalan awan tersebut sebanding dengan 30 kali lebar Bulan. Awan Smith membawa energi sangat besar berupa gas hidrogen yang cukup untuk membentuk jutaan bintang seukuran Matahari. Awan Smith merupakan gumpalan gas yang berukuran panjang mencapai 11.000 tahun cahaya dan lebar 2.500 tahun cahaya

Objek tersebut saat ini berada 40.000 tahun cahaya dari Bumi dan 8.000 tahun cahaya dari piringan Bimasakti. Objek yang pantas disebut kabut monster di ruang kosmos ini bergerak dengan kecepatan 240 kilometer perdetik dan diperkirakan menabrak piringan galaksi Bimasakti dengan kemiringan 45 derajat Tabrakan dahsyat yang diperkirakan terjadi antara 20-40 juta tahun lagi akan menghasilkan kembang api spektakuler di langit.

Ketiga : Tabrakan galaksi Andromeda.
Galaksi Andromeda.
Galaksi paling dekat dengan galaksi kita adalah Andromeda. Saat ini galaksi andromeda melayang mendekati bimasakti dengan kecepatan 300.000 mil per jam, 100 kali lebih cepat daripada peluru yang melesat dengan kecepatan tinggi. Ketika bertabrakan, Andromeda akan mengubah galaksi bimasakti kita selamanya.

Perkiraannya; Galaksi Bima Sakti akan bertabrakan dengan Galaksi Andromeda yang berjarak 2,5 juta tahun cahaya dari bumi. Cemas? Jangan dulu, karena terjadinya masih empat miliar tahun lagi.
Diambil dari:http://terselubung.blogspot.com/2011/01/kiamat-menurut-ilmu-alam-semesta.html


Tanda Tanda Kiamat

Tanda-tanda kiamat adalah alamat kiamat yang menunjukkan akan terjadinya kiamat tersebut. Dan tanda-tanda kiamat ada dua: tanda-tanda kiamat besar dan tanda-tanda kiamat kecil.

Tanda kiamat kecil adalah tanda yang datang sebelum kiamat denga...n waktu yang relatif lama, dan kejadiannya biasa, seperti dicabutnya ilmu, dominannya kebodohan, minum khamr, berlomba-lomba dalam membangun, dan lain-lain. Terkadang sebagiannya muncul menyertai tanda kiamat besar atau bahkan sesudahnya.

Tanda kiamat besar adalah perkara yang besar yang muncul mendekati kiamat yang kemunculannya tidak biasa terjadi, seperti muncul Dajjal, Nabi Isa a.s., Ya’juj dan Ma’juj, terbit matahari dari Barat, dan lain-lain.

Para ulama berbeda pendapat tentang permulaan yang muncul dari tanda kiamat besar. Tetapi Ibnu Hajar berkata, “Yang kuat dari sejumlah berita tanda-tanda kiamat, bahwa keluarnya Dajjal adalah awal dari tanda-tanda kiamat besar, dengan terjadinya perubahan secara menyeluruh di muka bumi. Dan diakhiri dengan wafatnya Isa a.s. Sedangkan terbitnya matahari dari Barat adalah awal dari tanda-tanda kiamat besar yang mengakibatkan perubahan kondisi langit. Dan berakhir dengan terjadinya kiamat.” Ibnu Hajar melanjutkan, ”Hikmah dari kejadian ini bahwa ketika terbit matahari dari barat, maka tertutuplah pintu taubat.” (Fathul Bari)

Tanda-Tanda Kiamat Kecil

Tanda-tanda kiamat kecil terbagi menjadi dua: Pertama, kejadian sudah muncul dan sudah selesai; seperti diutusnya Rasulullah saw., terbunuhnya Utsman bin ‘Affan, terjadinya fitnah besar antara dua kelompok orang beriman. Kedua, kejadiannya sudah muncul tetapi belum selesai bahkan semakin bertambah; seperti tersia-siakannya amanah, terangkatnya ilmu, merebaknya perzinahan dan pembunuhan, banyaknya wanita dan lain-lain.

Di antara tanda-tanda kiamat kecil adalah:

1. Diutusnya Rasulullah saw

Jabir r.a. berkata, ”Adalah Rasulullah saw. jika beliau khutbah memerah matanya, suaranya keras, dan penuh dengan semangat seperti panglima perang, beliau bersabda, ‘(Hati-hatilah) dengan pagi dan sore kalian.’ Beliau melanjutkan, ‘Aku diutus dan hari Kiamat seperti ini.’ Rasulullah saw. mengibaratkan seperti dua jarinya antara telunjuk dan jari tengah. (HR Muslim)

2. Disia-siakannya amanat

Jabir r.a. berkata, tatkala Nabi saw. berada dalam suatu majelis sedang berbicara dengan sahabat, maka datanglah orang Arab Badui dan berkata, “Kapan terjadi Kiamat ?” Rasulullah saw. terus melanjutkan pembicaraannya. Sebagian sahabat berkata, “Rasulullah saw. mendengar apa yang ditanyakan tetapi tidak menyukai apa yang ditanyakannya.” Berkata sebagian yang lain, “Rasul saw. tidak mendengar.” Setelah Rasulullah saw. menyelesaikan perkataannya, beliau bertanya, “Mana yang bertanya tentang Kiamat?” Berkata lelaki Badui itu, ”Saya, wahai Rasulullah saw.” Rasulullah saw. Berkata, “Jika amanah disia-siakan, maka tunggulah kiamat.” Bertanya, “Bagaimana menyia-nyiakannya?” Rasulullah saw. Menjawab, “Jika urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah kiamat.” (HR Bukhari)

3. Penggembala menjadi kaya

Rasulullah saw. ditanya oleh Jibril tentang tanda-tanda kiamat, lalu beliau menjawab, “Seorang budak melahirkan majikannya, dan engkau melihat orang-orang yang tidak beralas kaki, telanjang, dan miskin, penggembala binatang berlomba-lomba saling tinggi dalam bangunan.” (HR Muslim)

4. Sungai Efrat berubah menjadi emas

Dari Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Tidak akan terjadi kiamat sampai Sungai Eufrat menghasilkan gunung emas, manusia berebutan tentangnya. Dan setiap seratus 100 terbunuh 99 orang. Dan setiap orang dari mereka berkata, ”Barangkali akulah yang selamat.” (Muttafaqun ‘alaihi)

5. Baitul Maqdis dikuasai umat Islam

”Ada enam dari tanda-tanda kiamat: kematianku (Rasulullah saw.), dibukanya Baitul Maqdis, seorang lelaki diberi 1000 dinar, tapi dia membencinya, fitnah yang panasnya masuk pada setiap rumah muslim, kematian menjemput manusia seperti kematian pada kambing dan khianatnya bangsa Romawi, sampai 80 poin, dan setiap poin 12.000.” (HR Ahmad dan At-Tabrani dari Muadz).

6. Banyak terjadi pembunuhan

Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Tiada akan terjadi kiamat, sehingga banyak terjadi haraj.. Sahabat bertanya apa itu haraj, ya Rasulullah?” Rasulullah saw. Menjawab, “Haraj adalah pembunuhan, pembunuhan.” (HR Muslim)

7. Munculnya kaum Khawarij

Dari Ali ra. berkata, saya mendengar Rasulullah saw. bersabda, “Akan keluar di akhir zaman kelompok orang yang masih muda, bodoh, mereka mengatakan sesuatu dari firman Allah. Keimanan mereka hanya sampai di tenggorokan mereka. Mereka keluar dari agama seperti anak panah keluar dari busurnya. Di mana saja kamu jumpai, maka bunuhlah mereka. Siapa yang membunuhnya akan mendapat pahala di hari Kiamat.” (HR Bukhari).

8. Banyak polisi dan pembela kezhaliman

“Di akhir zaman banyak polisi di pagi hari melakukan sesuatu yang dimurkai Allah, dan di sore hari melakukan sesutu yang dibenci Allah. Hati-hatilah engkau jangan sampai menjadi teman mereka.” (HR At-Tabrani)

9. Perang antara Yahudi dan Umat Islam

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Tidak akan terjadi kiamat sehingga kaum muslimin berperang dengan yahudi. Maka kaum muslimin membunuh mereka sampai ada seorang yahudi bersembunyi di belakang batu-batuan dan pohon-pohonan. Dan berkatalah batu dan pohon, ‘Wahai muslim, wahai hamba Allah, ini yahudi di belakangku, kemari dan bunuhlah ia.’ Kecuali pohon Gharqad karena ia adalah pohon Yahudi.” (HR Muslim)

10. Dominannya Fitnah

Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Tidak akan terjadi kiamat, sampai dominannya fitnah, banyaknya dusta dan berdekatannya pasar.” (HR Ahmad).

11. Sedikitnya ilmu

12. Merebaknya perzinahan

13. Banyaknya kaum wanita

Dari Anas bin Malik ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda. “Sesungguhnya di antara tanda-tanda kiamat adalah ilmu diangkat, banyaknya kebodohan, banyaknya perzinahan, banyaknya orang yang minum khamr, sedikit kaum lelaki dan banyak kaum wanita, sampai pada 50 wanita hanya ada satu lelaki.” (HR Bukhari)

14. Bermewah-mewah dalam membangun masjid

Dari Anas ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Diantara tanda kiamat adalah bahwa manusia saling membanggakan dalam keindahan masjid.” (HR Ahmad, An-Nasa’i dan Ibnu Hibban)

15. Menyebarnya riba dan harta haram

Dari Abu Hurairah ra. berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Akan datang pada manusia suatu waktu, setiap orang tanpa kecuali akan makan riba, orang yang tidak makan langsung, pasti terkena debu-debunya.” (HR Abu Dawud, Ibnu Majah dan Al-Baihaqi)

Dari Abu Hurairah ra. berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Akan datang pada manusia suatu saat di mana seseorang tidak peduli dari mana hartanya didapat, apakah dari yang halal atau yang haram.” (HR Ahmad dan Bukhari)

Tanda-Tanda Kiamat Besar

Sedangkan tanda-tanda kiamat besar yaitu kejadian sangat besar dimana kiamat sudah sangat dekat dan mayoritasnya belum muncul, seperti munculnya Imam Mahdi, Nabi Isa, Dajjal, Ya’juj dan Ma’juj.

Hudzaifah bin As-yad al-Ghifaryberkata, sewaktu kami sedang berbincang, tiba-tiba datang Nabi MuhammadS.A.W kepada kami lalu bertanya, “Apakah yang kamu semua sedang bincangkan.?” Lalu kami menjawab, “Kami sedang membincangkan tentang hari Kiamat.”

Sabda Rasulullah S.A.W. “Sesungguhnya kiamat itu tidak akan terjadi sebelum kamu melihat sepuluh tanda :
Asap
Dajjal
Binatang melata di bumi
Terbitnya matahari sebelah barat
Turunnya Nabi Isa A.S
Keluarnya Yakjuj dan Makjuj
Gerhana di timur
Gerhana di barat
Gerhana di jazirah Arab
Keluarnya api dari kota Yaman menghalau manusia ke tempat pengiringan mereka.


Hubungan antara Anak, Ayah, dan Ibu

Selama ini banyak anak yang lebih dekat dengan ibunya daripada dengan ayahnya, hal tersebut terjadi disebabkan oleh beberapa faktor.
 
1. ibu lebih banyak memberi perhatian secara langsung daripada ayah. misalnya, ibu sering memberi uang, afeksi, barang-barang yang dibutuhkan anak. meskipun barang itu biasanya ayah yang membelikan, tetapi lebih sering atas nama ibu daripada ayah. sehingga anak lebih sayang terhadap ibunya daripada ayahnya. dan ibu juga lebih mengerti bagaimana anaknya itu.

2. keberadaan ayah dirumah sangat jarang dikarenakan kesibukan pekerjaan ayah atau hal yang lainnya. sehingga anak jarang bertemu dengan ayah. hal ini menyebabkan komunikasi antara anak dan ayah kurang sehingga dapat menyebabkan anak kurang bersimpati terhadap ayah. apalagi sebagai seorang kepala keluarga ayah sangat menjaga keluarganya dengan cara apapun, mungkin caranya yang salah dengan memarah-marahi anaknya sehingga anak menjadi takut dan sungkan untuk berkomunikasi dengan ayah. apalagi anak dijaman sekarang sangatlah kritis. apabila ada sesuatuj dari kedua orang tuanya tidak srek atau menjanggal dihati anak, maka anak itu akan memberontakdan menjauh (tidak benci). biasanya sepulang bekerja dengan kondisi tubuh yang capek emosi ayah akan meningkat, apabila mendengar hal-hal yang tidak enak dari anak maka ayah lebih sering menggunakan emosinya daripada hatinya. berbeda dengan ibu, ibu lebih sering menggunakan hatinya daripada emosinya.

mungkin lebih banyak lagi faktor yang menyebabkan anak lebih cenderung ke ibunya daripada ke ayahnya yang belum di tulis oleh penulis. kurang lebihnya saya (penulis) meminta maaf atas kesalahan dan kekurangan dalm penulisan tersebut.


writen by: Ahmad Zuhad Fuaidi  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Share