Showing posts with label Asam Urat Tinggi. Show all posts
Showing posts with label Asam Urat Tinggi. Show all posts


Makanan Penderita Penyakit Asam Urat

Penyakit asam urat (Gout Arthritis) terkadang sangat menyiksa penderitanya. Rasa nyeri dipersendian akibat penumpukan asam urat dapat mengganggu kenyamanan dan aktifitas sehari-hari.


Selain konsumsi obat-obatan, baik itu obat pereda nyeri maupun obat pengontrol kadar asam urat, pemilihan jenis makanan mempunyai peran penting untuk mengontrol penyakit ini.

Jenis makanan yang sebaiknya dihindari oleh penderita asam urat antara lain adalah :

  1. Makanan laut seperti udang, kepiting, remis, dan tiram, cumi-cumi.
  2. Minuman yang mengandung alkohol seperti tape, bir, tuak pahit, dll.
  3. Makanan kaleng seperti sarden, kornet sapi, dll.
  4. Jeroan seperti usus, hati, limpa, paru, otak, jantung, ginjal, dll.
  5. Beberapa jenis buah-buahan seperti durian, alpokat, air kelapa muda, emping melinjo, dll
  6. Kaldu daging,

Jenis makanan yang boleh dikonsumsi dalam jumlah sedikit antara lain :

  1. Tahu dan tempe.
  2. Ikan, daging kambing, daging ayam, daging sapi.
  3. Beberapa jenis sayuran tertentu seperti kangkung, bayam, brokoli, dan tauge, daun pepaya, asparagus, kacang-kacangan, jamur.
  4. Makanan berlemak seperti santan, margarine, mentega, atau goreng-gorengan. Lemak dapat menghambat pengeluaran asam urat lewat urin.

Jenis makanan yang boleh dikonsumsi adalah :

  1. Keju, susu, telur.
  2. Makanan sumber karbohidrat seperti beras, kentang, singkong, terigu, tapioka, hunkwe, makaroni, mi, bihun, roti, dan biskuit. Tetapi, karbohidrat sederhana golongan fruktosa seperti gula, permen, arum manis, gulali, dan sirop sebaiknya dihindari karena fruktosa dapat meningkatkan kadar asam urat.
  3. Buah-buahan seperti semangka, melon, nanas, belimbing manis, dan jambu air. Buah-buahan lain juga boleh dimakan kecuali durian dan alpokat.

Selain itu penderita asam urat dianjurkan untuk banyak minum, minimal 2 liter atau 10 gelas sehari, bertujuan membantu pengeluaran asam urat lewat air seni dan mencegah penumpukan asam urat di ginjal atau kandung kemih. Air minum ini bisa berupa air putih masak, teh, atau kopi.



Pantangan Asam Urat - Makanan yang Harus Dihindari

Makanan yang Harus Dihindari:
1. Minuman fermentasi dan mengandung alkohol seperti bir, wiski, anggur, tape, dan tuak.
2. Seafood khususnya udang, kerang, remis, tiram, kepiting
3. Makanan kaleng seperti sarden atau kornet sapi
4. Jeroan seperti hati, ginjal, jantung, otak, paru, limpa, usus,
5. Buah-buahan tertentu seperti durian, alpukat dan es kelapa.

http://i153.photobucket.com/albums/s229/myhafizh/Picture746.jpg

Sebaiknya Konsumsi Dikurangi:
1. Ikan, daging kambing, daging ayam, daging sapi,
2. Tempe, emping, kacang, oncom,
3. Sayuran tertentu seperti brokoli, bayam, kangkung, kol dan tauge.

Pengobatan Asam Urat dengan Cara Pengaturan diet

Selain jeroan, makanan kaya protein dan lemak merupakan sumber purin. Padahal walau tinggi kolesterol dan purin, makanan tersebut sangat berguna bagi tubuh, terutama bagi anak-anak pada usia pertumbuhan. Kolesterol penting bagi prekusor vitamin D, bahan pembentuk otak, jaringan saraf, hormon steroid, garam-garaman empendu dan membran sel.Orang yang kesehatannya baik hendaknya tidak makan berlebihan. Sedangkan bagi yang telah menderita gangguan asam urat, sebaiknya membatasi diri terhadap hal-hal yang bisa memperburuk keadaan. Misalnya, membatasi makanan tinggi purin dan memilih yang rendah purin.

Makanan yang sebaiknya dihindari adalah makanan yang banyak mengandung purin tinggi. Penggolongan makanan berdasarkan kandungan purin:

  • Golongan A: Makanan yang mengandung purin tinggi (150-800 mg/100 gram makanan) adalah hati, ginjal, otak, jantung, paru, lain-lain jeroan, udang, remis, kerang, sardin, herring, ekstrak daging (abon, dendeng), ragi (tape), alkohol serta makanan dalam kaleng.

  • Golongan B: Makanan yang mengandung purin sedang (50-150 mg/100 gram makanan) adalah ikan yang tidak termasuk golongan A, daging sapi, kerang-kerangan, kacang-kacangan kering, kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur, daun singkong, daun pepaya, kangkung.

  • Golongan C: Makanan yang mengandung purin lebih ringan (0-50 mg/100 gram makanan) adalah keju, susu, telur, sayuran lain, buah-buahan.

Pengaturan diet sebaiknya segera dilakukan bila kadar asam urat melebihi 7 mg/dl dengan tidak mengonsumsi bahan makanan golongan A dan membatasi diri untuk mengonsmsi bahan makanan golongan B. Juga membatasi diri mengonsumsi lemak serta disarankan untuk banyak minum air putih. Apabila dengan pengaturan diet masih terdapat gejala-gejala peninggian asam urat darah, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

Hal yang juga perlu diperhatikan, jangan bekerja terlalu berat, cepat tanggap dan rutin memeriksakan diri ke dokter. Karena sekali menderita, biasanya gangguan asam urat akan terus berlanjut.


Cara Mengurangi Asam Urat Tinggi Dalam Darah!

Asam Urat Tinggi

YTH Bapak/Ibu Dokter, saya baru saja menerima hasil Medical check up disitu di sebutkan salah satunya Asam Urat saya tercatat: 8.3 mg/dl yg saya tahu normalnya asam urat maksimum 7.2 mg/dl. sebenarnya normalnya asam urat untuk seorang saya: laki-laki/23th/ 175cm-76kg berapa? Kalau memang itu sudah termasuk kelas "high" makanan apa yang harus saya konsumsi dan yang harus saya hindari. Bagaimana cara mengurangi asam urat dalam darah? Terimakasih.


Jawaban :

Halo Boy,

Wah, Anda harus benar-benar mulai waspada karena Anda terdeteksi asam urat pada usia yang tergolong muda, 20-an. Kadar asam urat normal untuk pria adalah di kisaran 3,5 - 7 mg/dl, oleh karena itu kadar asam urat Anda memang tergolong tinggi untuk usia Anda. Dan kecenderungannya, setelah terdeteksi asam urat tinggi, jarang sekali pasien bisa mengalami penurunan kadar asam urat, dan seringkali kadarnya malah makin meninggi. Akibatnya, encok atau gout akan menghantui Anda.

Walau begitu kami salut karena Anda telah memiliki kesadaran untuk menata kadar asam urat dalam darah. Memang banyak sekali pantangan yang harus dituruti oleh orang dengan asam urat tinggi. Karena asam urat adalah merupakan produk sampingan dari metabolisme protein, maka sudah pasti yang harus dibatasi adalah jenis-jenis makanan yang merupakan sumber protein. Ikan dan ayam tanpa kulit masih bisa Anda nikmati dalam batas wajar, tetapi daging merah, jeroan, serta seafood amat disarankan untuk dihindari karena memiliki kadar purin tinggi. Kalaupun Anda kepingin, jumlahnya harus sedikit sekali, untuk mencegah lonjakan kadar asam urat Anda.

Beberapa jenis sayuran yang mengandung purin seperti bayam, kangkung, melinjo, dan berbagai jenis kacang-kacangan baik kacang panjang maupun kacang tanah, kacang mede dan kedelai wajib Anda hindari. Namun dalam batas normal, Anda masih bisa menikmati tahu dan tempe. Yang juga perlu Anda hindari adalah masakan yang bersantan.Minuman bersoda dan alkohol juga pantang bagi Anda. Buah yang mengandung kadar alkohol tinggi seperti nangka dan durian juga sebaiknya tidak Anda sentuh.

Mengurangi kadar asam urat dalam darah, salah satunya adalah dengan obat, namun obat ini hanya bisa didapat melalui resep dokter. Oleh karena itu, bawalah hasil medical check up Anda ke dokter untuk mendiskusikan kemungkinan tindakan pengobatan yang harus diambil.

Memang kesannya seperti menyiksa sekali, tapi jika Anda jalani dengan penuh kesadaran dan sukacita, Anda akan merasa lebih tenang, karena dengan menuruti pantangan-pantangan ini, Anda bisa menurunkan kadar asam urat dalam darah, dan mengurangi resiko Anda terkena berbagai gangguan sendi yang menyakitkan di kemudian hari. Dan jangan lupa untuk memeriksakan kadar asam urat Anda secara berkala untuk memantau perkembangan kesehatan Anda.

Semoga jawaban ini bisa bermanfaat bagi Anda. Salam dari Mediasehat!



Penderita Over Weight Lebih Beresiko Terserang Asam Urat Tinggi

BILA Anda merupakan orang yang menderita over weight sebaiknya berhati-hati. Sebab, tubuh yang gemuk lebih beresiko terkena asam urat tinggi yang bisa juga berdampak pada kesehatan organ tubuh lainnya seperti , batu ginjal, gagal ginjal atau nyeri sendi atau gout.

"Tingginya resiko asam urat tinggi pada penderita over weight tersebut disebabkan oleh timbunan lemak dalam tubuh. Sebab, lemak-lemak tersebut akan mengurangi ekskresi atau pengeluaran asam urat dalam tubuh yang secara otomatis akan meningkatkan penimbunan asam urat dalam tubuh," ungkap dr Arif Koswandi SpPD, spesialis penyakit dalam Rumah Sakit Awal Bros Batam.

Karenanya, salah satu cara menurunkan resiko tersebut adalah dengan cara menurunkan berat badan tubuh serta melakukan diet rendah purin. Jika berat badan berkurang, diharapkan ekskresi atau pengeluaran asam urat dalam tubuh akan lebih lancar.

Cara lain yang disarankan untuk mengurangi kandungan asam urat dalam tubuh adalah dengan banyak minum air putih. Dengan catatan, yang bersangkutan tidak sedang menderita jantung, gagal ginjal, dan sebagainya. Sebab, konsumsi banyak air putih bisa memperburuk derita penyakit tersebut.

Faktor lain yang bisa menjadi pencetus tingginya kandungan asam urat dalam tubuh adalah derita gagal ginjal, kanker, serta faktor genetik atau bawaan sejak bayi. Untuk faktor genetik ini resiko munculnya komplikasi akibat tingginya asam urat semakin besar. Sementara gagal ginjal dan kanker menjadi pencetus karena penyakit ini membuat kemampuan pengeluaran asam urat dari tubuh terganggu. (*)


Dampak Asam Urat Pembengkokan Sendi Harus Dioperasi

SALAH satu dampak peningkatan kandungan asam urat dalam tubuh adalah pembengkokan sendi. Dan jika dibiarkan dapat mengakibatkan kerusakan sendi atau bahkan cacat sendi.

Hal itu terjadi karena kelebihan asam urat dalam tubuh lama kelamaan membentuk kristal urat yang jika dilihat di bawah mikroskop kristal urat menyerupai jarum-jarum renik. Jarum urat yang menumpuk, mengendap di sendi, otot, atau jaringan ikat lama kelamaan akan melukai dan merusak sendi. Rasa sakit yang ditimbulkan adalah nyeri seperti tertusuk-tusuk.

"Jika penumpukan dibiarkan berlanjut maka akan terjadi perubahan bentuk sendi. Jika sudah begitu, satu-satunya cara menyembuhkannya hanyalah melalui operasi atau pembedahan," terang dr Arif Koswandi SpPD, spesialis penyakit dalam Rumah Sakit Awal Bros Batam.

Menurut Arif, sendi yang berpotensi menjadi lokasi pengendapan kristal urat biasanya adalah sendi yang kecil-kecil. Misalnya sendi ruas jemari tangan atau kaki, sendi jempol kaki, siku, lutut, punggung kaki, tumit, dan daun telinga. Karenanya tak mengherankan bila bagian-bagian tersebut kadang membengkak dan terasa nyeri seperti terkena derita rematik.

Tumpukan asam urat juga membentuk benjolan yang disebut tophi. Benjolan dapat ditemukan di tulang rawan, jaringan otot, atau di ruang sendi. Tophi di kaki bisa pecah dan mengeluarkan serbuk tepung urat. Tophi kerap terbentuk di daun telinga dan saluran ginjal (microtophi).

Dampak lain penumpukan asam urat pada sendi adalah derita encok gout. Berbeda dengan encok biasa, encok gout memilih sendi tertentu dan biasanya tidak simetris kiri dan kanan. Dari sisi waktu serangan juga berbeda dengan encok biasa. Sebab, serangan encok gout biasanya terjadi di malam hari. Meski sama-sama bengkak, merah meradang, nyeri tekan, tapi hasil laboratoriumnya beda. (*)

Waspadai Asam Urat Tinggi atau Biasa Disebut Uric Acid

*Lakukan Check Up Rutin Setelah Usia 40 Tahun

PENYAKIT asam urat tinggi atau biasa disebut uric acid yang awalnya hanya dikenal di kalangan "the have" ternyata sudah banyak ditemukan di berbagai kalangan. Ngerinya, penyakit yang bisa berdampak pada kerusakan sendi hingga gagal ginjal ini banyak tak disadari oleh penderitanya.

"Tingginya kandungan asam urat terkadang tidak disadari oleh penderitanya. Baru setelah muncul komplikasi seperti terjadinya gagal ginjal atau kerusakan sendi, penderita yang bersangkutan menyadari bahwa dirinya telah terkena asam urat tinggi," ungkap dr Arif Koswandi SpPD, spesialis penyakit dalam atau internist Rumah Sakit Awal Bros Batam.

Menurut dr Arif, sebelum seseorang terkena dampak tingginya kandungan asam urat dalam tubuh sebaiknya di usia 40 tahunan, seseorang melakukan cek up atau cek darah. Sebab, kepastian kandungan asam urat hanya bisa diketahui melalui tes darah.

"Jika kita sudah mengetahui kandungan asam urat dalam tubuh, kita akan bisa langsung melakukan tindakan secara cepat dan tepat sebagai langkah pengobatan. Sehingga penyakit yang diderita nantinya tidak akan semakin parah," terang dr Arif.

Langkah antisipatif lain yang bisa diambil untuk mencegah terkenanya asam urat tinggi adalah dengan menjalankan pola hidup sehat serta menjauhi makanan yang mengandung purin tinggi. Misalnya jeroan, ikan sarden, kerang, kacang-kacangan, kol, buncis, dan sebagainya.

"Agar asam urat dalam tubuh tidak tinggi, seseorang harus melakukan diet purin atau mengonsumsi makanan rendah purin. Menu rendah purin hanya kira-kira 100 hingga 150 miligram purin per hari atau seperenam menu purin normal. Sebab, bila kandungan purin meningkat secara otomatis akan meningkatkan kandungan asam urat dalam tubuh," katanya.

Peningkatan asam urat dalam tubuh itu sendiri bisa diakibatkan oleh dua hal yakni produksi yang meningkat atau pengeluaran dari badan yang berkurang. Jika seseorang mengalami satu di antara dua penyebab tersebut, maka kandungan asam urat dalam tubuh akan meningkat.

Jika jumlah asam urat dalam tubuh meningkat baik karena produksi yang meningkat atau pengeluaran dari badan yang berkurang, maka kelebihan asam urat dalam tubuh tidak akan tertampung dan terolah seluruhnya oleh tubuh. Kelebihan itu akhirnya menumpuk pada sendi dan jaringan. Bila dibiarkan berlanjut timbunan asam urat itu akan mengganggu kesehatan organ tubuh bersangkutan.

Sebab, produksi asam urat yang berlebihan (hyperuricaemia) berisiko tinggi terhadap beberapa gangguan seperti penyakit artritis gout, batu ginjal, kerusakan ginjal, serta tekanan darah tinggi. Gangguan artritis gout merupakan salah satu jenis rematik (ada lebih dari 150 jenis artritis). Kelainan metabolik ini kebanyakan menyerang sendi-sendi perifer atau tunggal. (*)


Gambaran Klinis Penderita Penyakit Asam Urat

Artritis gout muncul sebagai serangan keradangan sendi yang timbul berulang-ulang.

Gejala khas dari serangan artritis gout adalah serangan akut biasanya bersifat monoartikular (menyerang satu sendi saja) dengan gejala pembengkakan, kemerahan, nyeri hebat, panas dan gangguan gerak dari sendi yang terserang yang terjadi mendadak (akut) yang mencapai puncaknya kurang dari 24 jam. Lokasi yang paling sering pada serangan pertama adalah sendi pangkal ibu jari kaki. Hampir pada semua kasus, lokasi artritis terutama pada sendi perifer dan jarang pada sendi sentral.

Serangan yang terjadi mendadak maksudnya tiba-tiba. Karena itu bisa saja terjadi, siang hari sampai menjelang tidur tidak ada keluhan, tetapi pada tengah malam penderita mendadak terbangun karena rasa sakit yang amat sangat. Kalau serangan ini datang, penderita akan merasakan sangat kesakitan walau tubuhnya hanya terkena selimut atau bahkan hembusan angin.

Perjalanan penyakit gout sangat khas dan mempunyai 3 tahapan. Tahap pertama disebut tahap artritis gout akut. Pada tahap ini penderita akan mengalami serangan artritis yang khas dan serangan tersebut akan menghilang tanpa pengobatan dalam waktu 5 – 7 hari. Karena cepat menghilang, maka sering penderita menduga kakinya keseleo atau kena infeksi sehingga tidak menduga terkena penyakit gout dan tidak melakukan pemeriksaan lanjutan.

Bahkan, dokter yang mengobati kadang-kadang tidak menduga penderita terserang penyakit gout. Karena serangan pertama kali ini singkat waktunya dan sembuh sendiri, sering penderita berobat ke tukang urut dan waktu sembuh menyangka hal itu disebabkan hasil urutan/pijatan. Padahal, tanpa diobati atau diurut pun serangan pertama kali ini akan hilang sendiri.

Setelah serangan pertama, penderita akan masuk pada gout interkritikal. Pada keadaan ini penderita dalam keadaan sehat selama jangka waktu tertentu. Jangka waktu antara seseorang dan orang lainnya berbeda. Ada yang hanya satu tahun, ada pula yang sampai 10 tahun, tetapi rata-rata berkisar 1 – 2 tahun. Panjangnya jangka waktu tahap ini menyebabkan seseorang lupa bahwa ia pernah menderita serangan artritis gout atau menyangka serangan pertama kali dahulu tak ada hubungannya dengan penyakit gout.

Tahap kedua disebut sebagai tahap artritis gout akut intermiten. Setelah melewati masa gout interkritikal selama bertahun-tahun tanpa gejala, penderita akan memasuki tahap ini, ditandai dengan serangan artritis yang khas. Selanjutnya penderita akan sering mendapat serangan (kambuh) yang jarak antara serangan yang satu dan serangan berikutnya makin lama makin rapat dan lama, serangan makin lama makin panjang, serta jumlah sendi yang terserang makin banyak.

Tahap ketiga disebut sebagai tahap artritis gout kronik bertofus. Tahap ini terjadi bila penderita telah menderita sakit selama 10 tahun atau lebih. Pada tahap ini akan terjadi benjolan-benjolan di sekitar sendi yang sering meradang yang disebut sebagai tofus. Tofus ini berupa benjolan keras yang berisi serbuk seperti kapur yang merupakan deposit dari kristal monosodium urat. Tofus ini akan mengakibatkan kerusakan pada sendi dan tulang di sekitarnya. Tofus pada kaki bila ukurannya besar dan banyak akan mengakibatkan penderita tidak dapat menggunakan sepatu lagi.


Penyakit Asam Urat Lebih Banyak di Derita Oleh Pria

Umumnya yang terserang asam urat adalah para pria, sedangkan pada perempuan persentasenya kecil dan baru muncul setelah menopause.

Kadar asam urat kaum pria cenderung meningkat sejalan dengan peningkatan usia. Pada wanita, peningkatan itu dimulai sejak masa menopause.

Mengapa asam urat cenderung dialami pria? Ini karena perempuan mempunyai hormon estrogen yang ikut membantu pembuangan asam urat lewat urine. Sementara pada pria, asam uratnya cenderung lebih tinggi daripada perempuan karena tidak memiliki hormon estrogen tersbut.

Jadi selama seorang perempuan mempunyai hormon estrogen, maka pembuangan asam uratnya ikut terkontrol. Ketika sudah tidak mempunyai estrogen, seperti saat menopause, barulah perempuan terkena asam urat.

Kalau peningkatan asam urat ini melewati ambang batas yang bisa ditolerir, persoalan akan timbul pertama pada ginjal, sendi, dan saluran kemih


Bagaimana Mengatasi Asam Urat Tinggi dan Trigliserida Tinggi?

Kemarin saya melakukan tes darah untuk menambah diagnosis terhadap penyebab suka marah-marah hipertensi saya. April tahun 2007 yang lalu, ketika tekanan darah saya mencapai 160/110, semua indikator berada dalam tingkat normal. Dokter mengatakan bahwa naiknya tekanan darah saya bukan diakibatkan oleh sesuatu dari dalam tubuh saya. Mungkin ada lelembut bawa pompa dan memaksa jantung saya memompa darah kuat-kuat dengan volume darah sebanyak-banyaknya. Halah… omongan ngawur!

Hasil tes darah kemarin adalah:

  1. Trigliserida tinggi (kalau tidak salah 189, normalnya <>
  2. Asam urat (uric acid) tinggi. Kadar asam urat saya 9,5 padahal seharusnya <>
  3. Kekentalan darah meningkat

Tekanan darah saya Senin kemarin adalah 160/90 dan 150/90. Dokter mengukur dua kali dengan selang waktu sekitar lima menit.

Saya diberi:

  1. Captopril 12,5mg untuk tekanan darah saya
  2. Zuloric 100mg untuk asam urat saya
  3. Therodon untuk memusnahkan sakit kepala saya. Yang ini hanya diminum jika sakit kepala.

Senin (21/4) lalu saya mengalami vertigo. Kepala buyer nggak karuan. Semua benda saya rasakan berputar hebat sehingga saya tidak mampu menangkat kepala. Bahkan membuka mata pun rasanya seperti teror yang dilakukan oleh Bush dalam memporak-porandakan Irak. Senin – Kamis minggu lalu saya tidak ngantor.

Saya mendapati bahwa diri saya sudah masuk ke dalam sebuah era baru. Era di mana asam urat dan trigliserida saya melebihin normal. Sungguh di luar dugaan saya karena saya merasa sudah menjaga pola makan saya. Sudah lama saya menghindari makan jeroan semua binatang. Namun ternyata jeroan saja tidak cukup. Karena tahun lalu asam urat saya berada pada tingkat “desireable“, saya tidak berpantang pada melinjo dan daunnya, bayam, brokoli, buncis, daun singkong, dan sayuran-sayuran berwarna hijau tua lainnya. Saya hanya berpantang makan daging kambing banyak-banyak. Hehehe… kalau ada yang mau mentraktir sop kambing saya masih menerima. Eh… tidak tahunya asam urat saya tahun ini tinggi.

Selama ini saya memandang sebelah mata pada trigliserida. Tidak tahunya, stroke berkaitan dengan tingginya kadar trigliserida. Waks… Bukan hanya itu, kalau sampai terjadi dislipidemia atau kelainan metabolisme lemak, bukan hanya stroke saja yang mengancam melainkan juga PSK eh, PJK, alias Penyakit Jantung Koroner. Sobat saya di Bali, Komang Arya, pada usianya yang baru 33 tahun telah terkena PJK. Kemarin dokter meminta saya agar mulai berhati-hati dan menyarankan saya mengambil paket medical check-up yang mengarah ke jantung dan ginjal.

Sudah pasti saya harus mengurangi konsumsi lemak apabila ingin mengurangi risiko PJK. Lagipula saya memang sudah kelebihan berat badan. Dengan TB hanya 163cm saya memiliki BB 80kg. Benar-benar tidak tahu diri. Mentang-mentang sudah beristri badan tidak dijaga agar tidak selangsing Caplang. Huh, daripada selangsing Caplang, mending dikasih TB setinggi homok satu ini.

batas kadar lipid dalam darah

“Jagalah sehatmu sebelum datang sakitmu.”

Sehat memang suatu berkah yang tidak dapat diperkirakan nilainya. Menjaga kesehatan sangat murah tetapi kadang-kadang kita memilih yang mahal-mahal dan melupakan betapa murahnya biaya menjaga pola hidup sehat plus olahraga sehingga pada akhirnya kita baru sadar ketika biaya sehat sudah menjadi sangat mahal karena penyakit-penyakit yang kita derita. Soal hipertensi, keluarga saya memang ahlinya. Kakek (dari bapak), bapak dan abang saya semuanya hipertensi. Saya juga ternyata tidak lepas dari garis keturunan penderita hipertensi. Kakek meninggal karena stroke. Kalau PJK, bisa jadi Bu Lik saya (adik Bapak saya, satu bapak lain ibu) terkena serangan jantung waktu meninggal. Beliau meninggal mendadak begitu selesai melayani Pak Lik makan siang. Orang-orang kampung mengatakan mereka yang meninggal mendadak sebagai terkena masuk angin duduk yang sejatinya bisa saja karena serangan jantung.

Teman saya menganjurkan saya untuk bekam. Ada pula yang menganjurkan produk-produk MLM untuk dikonsumsi. Waduh… Saya tentu saja ingin kembali menormalkan semua hal dalam tubuh saya. Makan buah merupakan hobi saya karena buah-buahan membuat saya sehat walaupun ternyata makan buah saja juga tidak cukup. Apakah Sampeyan punya saran mengenai cara untuk menurunkan asam urat dan trigliserida?

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Share