Showing posts with label * Dari Fans. Show all posts
Showing posts with label * Dari Fans. Show all posts


Antara Cicak, Buaya dan Iwan Fals

Tahukah Anda... Iwan Fals dan Naniel sudah menyebut CICAK vs BUAYA sejak tahun 1992 dalam sebuah lagu karya mereka yang berjudul BESAR dan KECIL, dalam album Belum Ada Judul.

Dari SB @iwanfalsmania.blogspot.com
untuk INDONESIA
Klik gambar untuk ukuran besar


Kok bisa pas ya?... Ya nyatanya bisa kok...! Mungkin yang sekarang mempopulerkan istilah ini juga salah satu penggemar Iwan Fals. Kalau benar, ini sebagai bukti fans Iwan Fals bukan hanya 'kaum pinggiran', tetapi juga ada didalam lingkup pejabat tinggi, berpangkat dan 'bermasalah'. huu... huuuu.. huuuu....(sb)



Iwan Fals: Selamat Jalan Franky

Pada hari Rabu 20 April 2011, Franky Sahilatua meninggal dunia karena sakit. "Selamat Jalan Franky", begitulah status yang diketik Iwan Fals di akun twitternya. Franky adalah penyanyi legendaris yang sangat populer di Indonesia. Bersama adiknya Jane, Franky kerap menyanyikan lagu bertema alam dan kehidupan. Banyak karyanya yang masih sering dinyanyikan sampai sekarang. 

Iwan Fals adalah salah satu penyanyi yang beberapa kali berkolaborasi dengan Franky Sahilatua. Dan rata-rata lagu karya mereka berdua cukup populer. Franky juga pernah memberi lagu untuk dinyanyikan Iwan, begitu juga sebaliknya. Berikut beberapa lagu yang berhubungan dengan Franky Sahilatua dan Iwan Fals.


KEMESRAAN (1988)
Siapa yang tidak mengenal lagu ini. Lagu ini adalah karya dari Franky dan Jhony Sahilatua yang pada awalnya dinyanyikan oleh duet legendaris Franky & Jane. Namun pada masa itu lagu ini tidak terlalu populer. Kemudian Iwan Fals ditawari untuk menyanyikan kembali bersama Titiek Hamzah. Lagi-lagi karya ini tidak terlalu dikenal. Baru kemudian pada tahun 1988 lagu ini dinyanyikan bersama-sama penyanyi lain yang tergabung dalam Musica Studio seperti Chrisye (alm), Rafika Duri, Betharia Sonata dan sebagainya yang menjadi lagu yang populer dan legendaris. Lagu Kemesraan versi terakhir ini adalah titik awal populernya lagu gaya ‘keroyokan’ di Indonesia yang saat itu memang sedang menjadi trend. Karya ini sampai sekarang seperti menjadi lagu ‘wajib’ pada berbagai acara seremonial.

TERMINAL (1994)
Lagu ini karya Iwan Fals yang dinyanyikannya bersama Franky Sahilatua dan musik oleh Ian Antono. Kabarnya single ini dimunculkan sebagai rasa terima kasih Iwan Fals kepada Franky S yang pernah memberikan lagu Kemesraan untuk dinyanyikannya.

Single yang dinyanyikan Iwan Fals bersama Franky ahilatua dan musik oleh Ian Antono. Merupakan lanjutan kerjasama mereka setelah meluncurkan single Terminal yang sukses dipasaran.

Dari historynya lagu ini tidak direkam untuk diedarkan secara komersial, melainkan hanya dibuat klipnya sebagai proyek "penyuluhan" bagi masyarakat. Proyek ini dibiayai oleh dua perusahaan rokok besar dari Jawa Timur. Klipnya mengambil setting di Gunung Bromo Jawa Timur. Lagu ini diciptakan pada tahun 1996, dengan latar belakang peristiwa 27 Juli. Dinyanyikan oleh Iwan Fals, Franky dan artis Musica. Musik oleh Ian Antono.

MENANGIS (1999)
Lagu ini adalah karya Iwan Fals yang kemudian dinyanyikan sendiri oleh Franky Sahilatua.

Ini lagu karya Iwan Fals yang musiknya dikerjakan oleh Ian Antono. Lagu ini dinyanyikan oleh 'Kelompok Solidaritas' yang merupakan kumpulan artis-artis Musica. Disini Franky juga ikut bernyanyi pada beberapa bait liriknya.

--------------------------------------


Franky Hubert Sahilatua (lahir di Surabaya, Jawa Timur, 16 Agustus 1953 – meninggal di Jakarta, Indonesia, 20 April 2011 pada umur 57 tahun) adalah penyanyi balada asal Surabaya, Indonesia. Franky memiliki dua adiknya yaitu Jane Sahilatua dan Johnny Sahilatua.Namanya dikenal publik sejak paruh kedua dekade 1970-an, ketika ia berduet bersama adiknya, Jane Sahilatua, dengan nama Franky & Jane. Duet ini sempat menghasilkan lima belas album, semuanya di bawah Jackson Record.

Setelah duet ini mengakhiri kerja samanya, karena Jane kemudian menikah dan hendak memusatkan diri pada keluarga, Franky lebih banyak bersolo karier.

Lirik lagu karya Franky pada masa Franky & Jane cenderung pada pemujaan alam pada awalnya, misalnya pada lagu Musim Bunga dan Kepada Angin dan Burung. Namun demikian, seperti kebanyakan penulis lagu balada lain, Franky gemar pula "bercerita" mengenai kehidupan orang sehari-hari, seperti Perjalanan atau Bis Kota. Franky pernah menulis dan menyanyikan lagu-lagu soundtrack untuk film Ali Topan.

Sejak tahun 1990-an hingga sekarang, Franky banyak terlibat dalam aksi-aksi panggung bertema sosial dan nasionalisme. Ia aktif terlibat dalam masa peralihan politik dari Orde Baru menuju Reformasi.


Album Iwan Fals 2010 KESEIMBANGAN

Saya tidak bisa banyak berkata-kata setelah mendengar lagu-lagu dalam CD album terbaru Iwan Fals Keseimbangan yang launching pada 20 Februari 2010 di rumahnya desa Leuwinanggung Depok. Beberapa kali memutar dua belas lagu yang ada saya cukup berkomentar bahwa album ini kaya dengan musik. Tentu saja tetap diimbangi dengan materi lagu yang berkualitas dengan lirik-lirik yang sebagian kritis, namun lebih didominasi dengan lagu-lagu yang memberi pesan untuk kelestarian alam.


Album Keseimbangan ini sebenarnya memuat sepuluh lagu 'lama' dan dua lagu baru. Lagu lama yang saya maksud adalah lagu-lagu uncommercial Iwan Fals yang rekaman livenya banyak dimiliki penggemar. Namun lagu-lagu itu semua dikemas dalam racikan baru, fresh, clingg.. Dua lagu baru yang tidak pernah saya dengar sebelumnya adalah lagu Ya Allah Kami dan lagu berjudul unik, ^O^ yang disini mbak Yos (istri Iwan) ikut menjadi backing vocal.

Pada paragraf awal saya katakan album ini kaya dengan musik, mungkin karena ada Totok Tewel sebagai lead guitar yang membuat musiknya terasa berbingkai rock?. Namun tentu saja semua pemain band berperan besar dalam hidupnya lagu-lagu dalam album ini yaitu mas Heirrie (bass - yang juga melakukan mixing), mas Edi (keyboard) serta mas Deni (drum). Tapi aah.. saya bukan pengamat musik, hanya penikmat biasa saja yang cuma bisa mengatakan sebuah lagu enak atau tidak berdasar selera pribadi dan kadar sensitif gendang telinga saya.

Yaaaah, daripada berpanjang lebar.. ngomong ini dan itu yang kalau ndak sengaja salah ketik bisa-bisa menyinggung perasaan beberapa orang (hehehe)... lebih baik dengarkan sendiri lagu-lagu di album Keseimbangan ini, dan sampaikan atau simpan komentarmu.

Perhatian: dibawah ini rekomendasi saya PRIBADI lho ya, bukan titipan atau atas nama Iwan Fals, Tiga Rambu, manajemen atau tukang parkir di pasar hehe, lha wong saya ndak ada sangkut pautnya dengan mereka. Saya cuma penggemar biasa boss.. penggemar yang menikmati musik berkualitas dan lirik lagu yang inspiratif.. hehe..

Rekomendasi saya pribadi tentang album ini... Silahkan dibeli, lumayan bagus dan ndak begitu mengecewakan (itupun kalau punya uang, kalau belum ada uangnya, jangan nyolong.. dosa! mending pinjem kaset/cd punya temen). Album ini recomended untuk didengarkan dirumah, dimobil atau bahkan di warung-warung. Juga sangat recomended dimiliki untuk langsung disimpan tanpa dibuka plastik segelnya sebagai koleksi. Mengapa? karena desain cover album ini keren. Konsep cover yang belum pernah ada pada album-album Iwan Fals sebelumnya.

Tapi untuk sekarang album ini tidak dijual di toko kaset/cd. Album ini cuma bisa dibeli di kantor PT.Tiga Rambu yaitu di Leuwinanggung (rumah Iwan Fals), atau beli secara online melalui situs resmi Iwan Fals (iwanfals.co.id). Kenapa begitu? Karena Iwan Fals sekarang memilih jalur indie untuk distribusi album terbarunya. Iwan Fals mempunyai label sendiri yaitu Fals Record.

Musik bagus.. asik.. ajiiib, lirik oke, cover keren..... Benar-benar seimbang.... (meski kata beberapa kawan harganya ndak seimbang dengan kantong mereka :P)

Ini dia list lagu dalam album Iwan Fals KESEIMBANGAN

1. Suhu (lirik Subur Raharja)
2. Ya Allah Kami
3. Hutanku (lirik MS Kaban)
4. Pohon Untuk Kehidupan (lirik Muh. Ma'mun)
5. Tanam Siram Tanam
6. Ayolah Mulai
7. Aku Menyayangimu (lirik KH Mustofa Bisri)
8. ^O^
9. Sepak Bola
10. Kuda Coklatku
11. Jendral Tua
12. Malahayati (Lirik Endang Murdopo)

Sebagian besar lirik lagunya sudah pernah saya post di blog ini jauh sebelum album Keseimbangan rilis.

Tambahan: Mohon maaf saya tidak post liputan konser Launching Album Keseimbangan yang diselenggarakan pada 20 Februari 2010 mulai jam 19.30 WIB, meskipun saya bisa hadir disana. Toh di TV juga disiarkan meski tidak utuh :)

Sahabat semuanya, terima kasih sudah rutin mengunjungi blog ini dan mengapresiasinya. Terima kasih untuk mas Iwan, mbak Yos, mbak Titin, Cikal, mbak Kresnowati, Silla, Ferry, mas Manto, Firman dan keluarga besar Tiga Rambu lainnya. Serta tidak lupa spesial buat pemain band mas Heirrie Buchaeri, mas Edi Daromi, mas Deny Kurniawan, mas Toto Tewel... wis ah, pokoknya semuanya. Saya mau istirahat dulu, capek.. hehehe... Oke kawan-kawan, sampai ketemu lagi di post berikutnya yang entah kapan.. itupun kalau ndak males.. :P (SB)



Menanti Keseimbangan Dari Iwan Fals

Tanggal 20 Februari 2010 nanti Iwan Fals akan meluncurkan album terbarunya yang berjudul Keseimbangan. Album ini sangat dinanti penggemarnya, sebab Iwan Fals terakhir mengeluarkan album utuh yaitu pada tahun 2007 bertitel 50:50 dengan label Musica. Sebenarnya pada tahun 2009 kita menjumpai album baru Iwan Fals dengan judul Untukmu Terkasih keluaran Falcon Music. Sayangnya album itu hanya berisi dua buah lagu dan lebih tepat dibilang sebagai mini album.


Album Keseimbangan gaungnya sudah terdengar sejak beberapa bulan yang lalu dan pada tanggal 15 Januari keluar rilis resmi dari PT.Tiga Rambu tentang peredaran album ini yang untuk sementara hanya bisa dipesan lewat mail order dan tidak dijual di toko cd/kaset. Ya, Iwan Fals sekarang memilih jalur indie untuk album barunya.

Album ini adalah salah satu proyek besar Tiga Rambu, perusahaan milik Iwan Fals. Sebelumnya Tiga Rambu cukup sukses menggelar konser bulanan Iwan Fals selama dua tahun berturut-turut di Panggung Kita Leuwinanggung, Depok. Tiga Rambu juga melaksanakan berbagai kegiatan sosial berkaitan dengan tema konser bulanan, serta melaksanakan beberapa lomba kreatifitas bagi para fans Iwan Fals.

Dari rilis resmi dikabarkan album ini memuat lebih dari sepuluh lagu. Tercantum disana ada lagu Suhu, Pohon Untuk Kehidupan serta Ya Allah Kami. Dan pada penampilan di acara Kick Andy, Iwan Fals menyanyikan sekaligus memperkenalkan kepada publik lagu Suhu dan Aku Menyayangimu yang akan masuk dalam album Keseimbangan.

Mengetahui sedikit dari daftar lagu diatas, saya langsung terpukau. Terutama pada lagu Suhu, yang rekaman livenya sudah sering saya dengar. Lagu berlirik ‘maut’ ini sebenarnya sudah lama dan sering dinyanyikan dalam konser. Dahulu saya berharap lagu ini direkam dan masuk kedalam album, sekarang ini akan jadi kenyataan.

Lagu Pohon Untuk Kehidupan yang juga pernah dinyanyikan dalam konser merefleksikan kepedulian pada kelestarian alam. Dan lagu Aku Menyayangimu yang pertama saya dengar saat siaran konser Iwan Fals di TV sekitar tahun 2004, berkisah tentang kemanusiaan.

Membaca ada judul lagu Ya Allah Kami, saya langsung teringat beberapa waktu yang lalu banyak yang meminta Iwan Fals menyanyikan lagu-lagu religi. Tampaknya ini jawaban Iwan Fals kepada penggemar yang berharap dia menyanyikan lagu religi.

Dari lagu-lagu tersebut saya bisa berkata komposisinya cukup bagus dan mengakomodir keinginan yang beragam dari penggemar. Lantas bagaimana dengan lagu sisanya? Saya tidak mendapat rilis resmi detail lagu-lagu yang akan masuk kedalam album Keseimbangan. Namun dari pengamatan di internet, secara tidak langsung saya menjumpai beberapa tema yang istimewa seperti tema olahraga, kepahlawanan, sindiran, kritikan, persahabatan, alam, perdamaian, kemanusiaan dan religi. Kalau tema-tema tersebut benar, maka album baru Iwan Fals ini memang seimbang sesuai dengan judulnya. Lantas tetap adakah tema cinta dalam album baru ini?.

Nah, mari kita sama-sama menanti Keseimbangan dari Iwan Fals. Terlepas dari banyak orang yang merasa kesulitan atau tidak familiar dengan cara pemesanan album ini, saya pribadi menjadikan itu sebuah seni tersendiri. Dengan begitu kita bisa belajar memanfaatkan teknologi internet untuk membeli album dari idola sendiri. Mungkin dianggap ribet cara belinya, namun semoga sebanding dengan apa yang kita dapat.

Akhir kata, mari kita dukung dan menghargai karya musisi bangsa sendiri dengan tidak membeli album bajakan. |SB|




Kaos iwanfalsmania.blogspot.com

Status kaos blog ini ready stock, order - bayar - kaos langsung kirim. Desain orisinil bukan jiplakan. Jumlah stok terbatas.

Bahan: cotton combed 30s
Sablon: superwhite A2
Pola jahitan rantai, standar distro.
Warna kaos: Hitam
Ukuran: S, M, L, XL

Harga: Rp.60.000,- tidak termasuk ongkos kirim.
Barang akan dikirim dari Surabaya.


Perhatikan detail ukuran (lebar x panjang)
XL: 56 cm x 76 cm -> SOLD OUT
L : 52 cm x 72 cm -> SOLD OUT
M : 48 cm x 68 cm -> SOLD OUT
S : 44 cm x 64 cm -> SOLD OUT

Berminat? Silahkan lanjut ke cara pembelian dibawah ini...

!!! (Update 28/01/2010)
MAAF, SELURUH KAOS SUDAH SOLD OUT. TERIMA KASIH.

Catatan:
Penjualan kaos blog ini telah mendapat ijin dari PT.Tiga Rambu (Manajemen Iwan Fals)

Salam,
SB




Antara Iwan Fals dan Kang Ozon

Siapa yang tak tahu kang Ozon?. Penggemar Iwan Fals kebanyakan sudah tidak asing dengan nama ini. Meski tidak mengenal dekat, paling tidak mereka akrab dengan sosoknya. Lelaki asal Bandung ini hampir setiap bulan menyambangi desa Leuwinanggung - Depok untuk menyaksikan konser bulanan Iwan Fals di Panggung Kita. Sosok Ozon mudah dikenali karena hampir seluruh tubuhnya dihiasi tato gambar wajah Iwan Fals. Jika penonton lain seperti berlomba menggunakan kaos dengan gambar Iwan Fals, Ozon tinggal membuka bajunya maka nampaklah berbagai gambar wajah Iwan Fals yang ditato di tubuhnya.


Iwanfalsmania.blogspot.com sempat berbincang-bincang dengan bapak 4 puteri ini saat konser bulanan Iwan Fals pada pertengahan Nopember 2009. Ozon yang bernama asli Muhammad Sodikin ini lahir 41 tahun yang lalu. Ikhwal nama Ozon ia dapatkan pada tahun 2000 ketika diadakan silaturahmi antara Oi Bandung dengan Iwan Fals di daerah Rancaupus Bandung. Awalnya ia memakai nama Dezon alias Dede Joni yang merupakan panggilannya dari kecil. Cuma ketika Iwan Fals memanggilnya dengan sebutan “Zon”, maka sampai sekarang nama Dezon ia ganti menjadi Ozon.

Tahun 1982, ketika duduk di bangku SMP, Ozon mulai menyukai lagu – lagu Iwan Fals. Namun pertama kali bertatap muka langsung dengan Iwan Fals terjadi pada bulan April 1999 di Leuwinanggung. Memang butuh rentang waktu yang sangat panjang untuk mewujudkan impiannya itu. Momen terindah dari sekian banyak perjumpaannya dengan Iwan Fals adalah ketika pada acara Munas Oi di Kediri awal November 2009. Ia menghabiskan sepanjang malam mengobrol dengan idolanya tersebut. Iwan Fals pun mengenal dengan baik kang Ozon. Bulan Mei 2009 ketika tour TVS keliling Jawa Barat tiba di Bandung, Iwan Fals dan crew bahkan sempat bertandang ke rumah Ozon di daerah Moch.Toha Bandung. Kontan kehadiran Iwan Fals di rumahnya membuat geger para tetangganya.

Mengenai tato di tubuhnya, bermula pada tahun 2006 dari satu gambar tato di lengan kirinya tapi gagal dan akhirnya ia hapus. Lalu ketika ada temannya yang bernama Willy Cikal menyanggupi untuk mentato tubuh Ozon, maka ia merelakan tubuhnya menjadi ajang kanvas hidup. Walau awalnya mendapat tentangan dari keluarganya, tapi kini tak kurang sudah 28 gambar wajah Iwan Fals bersemayam ditubuhnya. Ia takkan berhenti mentato tubuhnya hingga genap berjumlah 61 gambar wajah Iwan. Ketika ditanya mengapa harus 61 gambar?. Ozon menjawab dengan enteng, “biar sama dengan tahun kelahirannya Iwan Fals..”.

Dari ratusan lagu Iwan Fals, Ozon yang mempunyai usaha menjual merchandise Iwan Fals ini sangat menyukai lagu Untuk Bram dari album Cikal. Sedang untuk lagu yang tidak disenanginya adalah lagu Mabuk Cinta yang terdapat di album 50:50.

Ozon yang sekarang menjabat ketua Oi Bandung Raya ini mempunyai harapan kepada Iwan Fals yaitu agar Iwan terus berkarya mewarnai Indonesia yang mulai hilang ke-Indonesia-annya.

Diantara berjuta fans Iwan Fals tentu masih banyak orang seperti Ozon yang mengekspresikan kekagumannya terhadap sang idola dengan berbagai cara. Orang-orang seperti Ozon ini membuktikan begitu dahsyat pengaruh lagu-lagu Iwan Fals dalam kehidupan mereka. Bagaimanapun keberadaan penggemar seperti ini telah memberi warna tersendiri dalam perjalanan musik Iwan Fals, dan merekalah salah satu unsur yang membuat nama Iwan Fals semakin besar. Salut ! (obrolan Ozon dengan Fendi Kurniawan, dipost oleh SB untuk iwanfalsmania.blogspot.com)




Iwan Fals dan Uang 6,7 Triliun Rupiah

Sekarang angka yang sering kita dengar adalah 6,7 triliun. Diseluruh media ramai membahas hilang atau dirampoknya uang negara yang sangat besar itu. Mungkin angka yang luar biasa fantastis untuk ukuran pengamen, tapi recehan buat para koruptor. Ane belum pernah liat fulus segitu, kalau liat mungkin langsung semaput apalagi kalau dikasih. Nah, berhubung ane seneng lagunya Iwan Fals dan corat-coret di blog iwanfalsmania.blogspot.com ini, maka coba tak hubung-hubungkan fulus segitu dengan Iwan Fals. Sekedar intermezzo ya boss…


Mari kita utak atik uang 6,7 triliun ini dalam dunia ke-Fals-an.

Kalau uang 6,7 triliun dipakai membeli tiket konser bulanan Iwan Fals yang seharga 40 ribu rupiah/kepala, maka akan ada 167,5 juta manusia atau jin yang siap hadir di Panggung Kita Leuwinanggung-Depok (rumah Iwan Fals, tempat konser bulanan). Wuih… Ini artinya sebagian besar penduduk Indonesia akan hadir disana. Penonton yang terlambat datang mungkin harus puas menonton penampilan Iwan Fals dari deretan belakang yaitu di kota Surabaya. Pikirkan dampak positif dari konser mega-super-dahsyat-raksasa ini, tentu banyak pedagang asongan yang ketiban untung, atau banyak pemandu jalan yang dapet obyekan.

Anggap saja honor setiap lagu yang dinyanyikan Iwan Fals adalah 5 juta rupiah (ini angka ngarang lho ya, ane ndak tau nilai sebenarnya). Dengan bayaran 6,7 triliun berarti Iwan Fals harus menyanyikan 1,34 juta lagu. Wow… Misalnya dalam sehari dia hanya sanggup bernyanyi 40 lagu, maka Iwan Fals perlu waktu selama 33.500 hari atau sekitar 91,7 tahun untuk menyelesaikan seluruh lagu itu. Bukan cuma kita yang bisa menikmatinya, tapi sampai ke anak dan cucu kita. Itupun kalau Iwan masih kuat.

Setelah Iwan Fals mengantongi honor 6,7 T, lantas misalnya uang itu dipakai untuk membiayai penggemarnya naik haji senilai 35 juta rupiah/orang. Maka hampir sebanyak 192 ribu penggemar Iwan Fals berangkat menuju tanah suci. Kalau semuanya naik pesawat jenis Boeing 747 berkapasitas 455 kursi, berarti butuh sebanyak 420 buah pesawat. Kalau semua pesawat itu terbang bersamaan, kayaknya kita akan menyaksikan kemacetan diudara.

Misalnya Iwan Fals ndak jadi traktir ongkos naik haji untuk penggemarnya, kemudian uang 6,7 triliun semuanya dibelikan kambing untuk hari raya Idul Kurban, maka akan dapat 3,35 juta ekor kambing yang senilai 2 juta/ekor. Bayangkan berapa ton arang harus disediakan untuk bikin sate.

Hehehe…

Memang seharusnya uang sebesar itu digunakan untuk kesejahteraan rakyat, tentu akan banyak lapangan pekerjaan yang terbuka. Atau dipakai untuk meningkatkan kualitas pendidikan, biar rakyat semakin pinter dan ndak mudah dibodohi. Juga untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan supaya tidak ada lagi pemikiran ‘orang miskin tidak boleh sakit’. Dan kalau itu terjadi, rasanya kita tidak perlu lagi nyanyi, “kalau diantara kita jatuh sakit, lebih baik tak usah kedokter, sebab ongkos dokter disini, terkait di awan tinggi…”.

Namun apa yang terjadi sekarang?. Uang 6,7 triliun rupiah itu ada ditangan para koruptor. Itu nilai yang ketahuan.. lhaaa… yang ndak ketahuan ada berapa triliun lagi ya? Atau malah ratusan triliun???. Katanya tanah ini kaya raya, tapi kok yang menikmati bukan rakyatnya ya?. Wajar saja sekarang makin banyak yang ngomong, “untuk apa punya pemerintah, kalau hidup terus-terusan susah…”. Nah, kalau terus begini, “ternyata kita harus ke jalan.. robohkan setan yang berdiri mengangkang…!”. Hey mister geeleeeeeekkkk.....(sb)




Turut Berduka Cita Atas Bencana Alam Gempa Bumi Sumatera

INNALILLAHI WA INNAILLAIHI ROJIUN

Turut berduka cita kepada para korban bencana alam gempa bumi berkekuatan 7,6 SR di Sumatra Barat pada 30 September 2009, serta Jambi dan sekitarnya.
Semoga amal ibadah mereka diterima ALLAH SWT dan mendapat tempat mulia disisi-NYA. Serta keluarga yang ditinggalkan tetap tabah menghadapi.

Tidak ada yang berharap datangnya bencana.
Semua itu kuasa ALLAH SWT dan tak seorangpun yang bisa melawan kehendak-NYA.

Bantulah korban bencana dengan apa saja yang bisa kau berikan.



Innisisri Meninggal Dunia

Berita duka. Telah meninggal dunia seniman musik, sahabat kita INNISISRI.
Lelaki bernama asli Sri Kadaryatmo ini adalah drummer/percussionis dari Kelompok Kampungan, Sirkus Barock, KANTATA TAKWA, SWAMI dan DALBO. Dan terakhir dia aktif bersama grup Kahanan.

Almarhum meninggal dunia pada hari Rabu, 30 September 2009 pukul 15.00 WIB dan dimakamkan keesokan harinya di pemakaman Bengkel Teater milik Alm. Ws Rendra. Ditempat itu sebelumnya juga dimakamkan WS Rendra dan Mbah Surip yang meninggal dunia berturut di bulan Agustus 2009.

Berita terkait:
IN MEMORIAM INNISISRI (1951-2009) oleh Denny Sakrie

photo: Innisisri @ facebook



video Innisisri & Kahanan. Source: youtube


Selamat Idul Fitri 1430 H

iwanfalsmania.blogspot.com mengucapkan:

Selamat Idul Fitri 1430 H

Sudah tentu dalam mengelola blog sederhana ini kami pernah melakukan kesalahan atau kehilafan baik itu disengaja ataupun tidak disengaja.

Apabila ada sesuatu yang tidak berkenan dalam tulisan ataupun ulasan yang tampil disini, kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh pengunjung setia blog ini, sahabat-sahabat OI dan falsmania. Juga tentu saja kami mohon maaf kepada Iwan Fals secara pribadi dan keluarga besarnya, personil Iwan Fals & band, juga orang-orang yang tergabung dalam manajemen.

Semoga kita semua menjadi suci kembali di hari kemenangan ini. Dan jangan lupa, jalan masih teramat jauh... mustahil berlabuh bila dayung tak terkayuh.......
Tetaplah menjadi manusia jujur dan bersemangat agar bangsa INDONESIA dilimpahi keberkahan dari ALLAH SWT. Amin...

Salam hangat dari saya....
SB


48 Tahun Iwan Fals

SELAMAT ULANG TAHUN, BANG !
Kami selalu menunggu karya-karya mu

Virgiawan Listanto atau lebih dikenal dengan nama Iwan Fals, lahir di Jakarta 3 September 1961


Dirgahayu Republik Indonesia ke-64

HAI JANGAN RAGU
DAN JANGAN MALU


TUNJUKKAN PADA DUNIA

BAHWA SEBENARNYA
KITA MAMPU !


iwanfalsmania.blogspot.com mengucapkan
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-64

Selamat Ulang Tahun Oi ke - 10

iwanfalsmania.blogspot.com mengucapkan

Selamat Ulang Tahun Oi...!

10 tahun sudah usiamu
Semoga semakin matang dan tetap bersatu



Oi adalah Organisasi Massa pemberdayaan masyarakat yang didirikan oleh Iwan Fals & fansnya dari seluruh Indonesia pada tanggal 16 Agustus 1999


Selamat Jalan WS Rendra...

Kami keluarga besar iwanfalsmania.blogspot.com mengucapkan:

INNALILLAHI WA INNAILLAIHI ROJIUN

Turut berduka cita atas meninggalnya penyair kondang... seniman hebat..., WS RENDRA.

Selamat jalan mas Willy...
Karya-karyamu pasti akan selalu dihati kami, dan selalu memberi semangat bagi bangsa Indonesia.

Alm. WS Rendra (lahir di Solo, 7 November 1935) meninggal dunia pada hari Kamis, 6 Agustus 2009 sekitar pukul 22.00 wib karena sakit.



Foto diatas dari kiri ke kanan: Yockie Suryoprayogo, (alm) WS Rendra, Setiawan Djody, Iwan Fals dan Sawung Jabo. Dalam rangka konser Kantata Takwa 'Kesaksian' tahun 2003.

Alm. WS Rendra pernah bergabung dengan kelompok musik besar tanah air yaitu 'Kantata Takwa'. Beliau juga yang menulis sebagian besar syair-syair lagu kelompok Kantata Takwa. Salah satu lagu Kantata Takwa yang sangat populer adalah berjudul "Kesaksian" ditulis oleh almarhum, yang juga akrab dengan nama panggilan Willy. Lagu tersebut telah banyak membangkitkan semangat perjuangan melawan ketidak adilan.

Pada album Iwan Fals di tahun 1986 yang berjudul Ethiopia, terdapat lagu berjudul Willy. Lagu tersebut didedikasikan Iwan Fals khusus untuk Rendra.

Beberapa artikel terkait:

Iwan Fals Terpukul dengan Kepergian Si Burung Merak
Kemarin Iwan Fals Sempat Menghibur Rendra
'Willy', Sebuah Kekaguman Iwan Fals pada WS Rendra


Selamat Jalan Mbah Surip

Kami keluarga besar iwanfalsmania.blogspot.com mengucapkan:

INNALILLAHI WA INNAILLAIHI ROJIUN

Turut berduka cita atas meninggalnya Mbah Surip. Beliau adalah penyanyi yang istimewa, yang mampu mewarnai musik Indonesia dengan karya-karya sederhana.

Selamat jalan Mbah...
karya-karyamu pasti akan kami kenang sepanjang masa..


(Mbah Surip meninggal dunia pada hari Selasa, 4 Agustus 2009 pukul 10.30 wib di Jakarta.)



gambar dari falsettoholic.multiply.com


Untuk Calon Wakil Rakyat

Untuk kalian (para caleg) yang sudah habis-habisan kampanye. Pasang iklan dimana-mana dan bikin kotor kota dan desa kami, mengganggu tidur siang kami dengan koar-koar diatas panggung politik. Kalian sudah mengumbar janji-janji yang kadang tidak masuk akal, memberi harapan seluas samudera setinggi langit. Setelah pemilu dan jika kalian terpilih, kami akan menagih semua janji-janji itu. Maka jangan pura-pura lupa.

Ingatlah, jabatan bukan anugerah namun ujian dari Yang Maha Kuasa. Jadi jangan senang menyambut kemenangan, namun berpikirlah lebih matang apa yang akan kalian berikan dan korbankan untuk kemajuan Indonesia tercinta ini.

Jabatan kalian nantinya adalah amanah yang sangat berat bukan hanya kepada rakyat yang memilihmu, namun ingatlah bahwa di akhirat nanti kalian akan dimintai pertanggung jawaban terhadap apa saja yang kau lakukan selama menjabat, meskipun itu sekecil pasir atau seringan debu.

Salam
iwanfalsmania.blogspot.com

Di hati dan lidahmu kami berharap
Suara kami tolong dengar lalu sampaikan
Jangan ragu jangan takut karang menghadang
Bicaralah yang lantang jangan hanya diam

Saudara dipilih bukan di lotere
Meski kami tak kenal siapa saudara
kami tak sudi memilih para juara
Juara diam, juara he-eh, juara ha ha ha
(kutipan lagu wakil rakyat - iwan fals)



Iwan Fals Kata Penggemar di Dunia Maya

Iwan Fals Kata Penggemar di Dunia Maya

Nama penyanyi Iwan Fals di internet sudah tidak asing lagi. Jumlah penggemar di dunia maya ini cukup banyak mulai dari yang biasa sampai yang fanatik. Kondisi ini seperti cerminan yang ada di dunia nyata. Beberapa yang aktif di internet tidak malu-malu menunjukkan jati dirinya sebagai penggemar Iwan Fals. Begitu juga kawan-kawan yang tergabung di multiply, sebuah situs jaringan sosial dengan beragam fitur termasuk blog. Mereka menghiasi tempatnya dengan atribut sang idola dan juga beberapa kali menulis artikel dan berbagi koleksi tentang idolanya.

Kami dari iwanfalsmania.blogspot.com beberapa waktu yang lalu meminta opini dari mereka tentang Iwan Fals. Dan berikut yang bisa kami tampilkan disini.

Abdul Rahman T., karyawan swasta, Bekasi.
Dulu, ada lagu yang tak kusuka dari bang Iwan yaitu "Tolong dengar Tuhan", bagiku apa yang diberikan Allah pastilah terbaik, hanya manusia tak bisa memahami hikmahnya. Setelah dewasa aku memahami bahwa saat itu memang begitu adanya jiwa bang Iwan, tak ubahnya sekarang bang Iwan menyesal kenapa harus memberi sebuah lagunya dengan judul "Lonteku". Keadaan, waktu dan umur bang Iwan membuat aku memakluminya.

Abdul (dOeL), 30 th, Jakarta
Ketemu Iwan waktu konser di Hardrock cafe Jakarta 1998 (sehari sebelum kerusuhan Mei 2008), meski dari 1990-1993 batal melulu nonton konsernya (padahal males :P). Ketemu beneran dan poto bareng tahun 2003 pas lagi promosi album In Colaboration di iradio Jakarta. Bawa semua "perabotan perang" termasuk ada beberapa album yang gak ada dirumah Fals tapi beliau masih ingat (seperti Opera Jesus).
Yang gak disukai dari Fals adalah kumis sama gondrongnya ilang gitu aja, gak sangar lagi :D

Dewa, Bali
Salah satu yang tidak kusukai adalah ketika Iwan Fals mulai dikelola oleh sebuah manajemen (IFM). Rasanya setelah itu aku kehilangan sosok Iwan Fals yang dulu kukenal. Apalagi ketika Iwan Fals terlibat sebagai icon produk sepeda motor, setelah itu sempat aku memutuskan untuk tidak mendengarkan lagu-lagunya sebagai wujud protes. Intinya, mungkin memang ada jurang antara aku sebagai penggemar dengan Iwan Fals sekarang ini, tapi semua itu tak bakalan menghentikan niatanku untuk mengumpulkan kembali album-album yang telah hilang. Dan Iwan Fals tetap akan menginspirasi tiap langkahku.

Fendi Kurniawan 28 th, karyawan swasta, Bekasi
Pengalaman paling berkesan adalah ketika bisa berduet satu panggung dengan Iwan Fals dan ditonton ratusan orang membawakan lagu Buku Ini Aku Pinjam pada acara Reuni Oi tahun 2005 di Leuwinanggung. Namun yang aku kurang suka dari Iwan Fals adalah ketika hilang sisi idealismenya. Iwan Fals mulai ditata sedemikian rupa untuk menyerah pada pasar, menyesuaikan diri dengan pasar industri musik yang akhirnya bermuara pada lagu - lagu sendu yang kebablasan.

Heri Sukani, 25 th, mahasiswa, Padang
Aku berharap album lama yang sulit didapat seperti Amburadul rekaman di radio EH8 ITB atau album Perjalanan dirilis ulang dalam bentuk CD atau kaset. Dan sering seringlah ke daerah untuk turun konser.

Mukhlis
, 27 th, Wiraswasta, Pekanbaru
Yang paling berkesan adalah pertama kali nonton penampilan Iwan Fals pada konser A Mild Soundrenaline di Pekanbaru. Walau cuma 4 lagu, namun itu baru pertama kali aku melihat sang idola dengan mata kepala saya sendiri yang selama ini ku mimpi-mimpikan, yang memang aku sering terbawa mimpi bertemu Iwan Fals.

Unggul, 40 th, tinggal di Cikarang - Jawa Barat
Lagu-lagu mas Iwan ini menjadi inspirasi banyak orang, termasuk saya. Saya pernah membayangkan menjadi anak yang terpaksa mencuri kambing tetangga untuk memberi makan anak istri. Sayang, ketika seorang Iwan Fals dikelola oleh istrinya sendiri, ia telah berubah menjadi mesin uang yang sempurna bagi dirinya sendiri dan keluarganya. Iwan semakin tak terjangkau oleh penggemarnya. Dulu mereka memanggil Iwan sebagai "mas", "abang", atau "kakak", kini ia disebut "boss", satu sebutan yang menunjukkan satu perubahan yang sangat mendasar, dari rasa kedekatan secara personal batin menjadi personal materi. Ini menyedihkan hati saya.

Ricky Fauzi, karyawan swasta, Jakarta
Kesan pertama yang tak bisa dilupakan yaitu waktu silaturahmi di kediaman beliau. Bang Iwan bertanya dari mana neh, saya dari Ps.Minggu bang, wah kemaren saya lewat Ps.Minggu lagi musim duku tuh, mau duku bang?, kalo ada kata bang Iwan, ya udah besok saya bawain yah. Besoknya saya janjin bawain duku ke bang Iwan, wah bener-bener lu, gw becanda juga. Hari itu sampe ngobrol 4 jam sama bang Iwan.
Hal yang aku tidak sukai sekarang-sekarang ini bang Iwan terlalu over dikelola manajemen. Mau ketemu aja susah sekarang, ga kaya thn kemaren. Aku pengen seh tiap-tiap konser recordnya dijual di Leuwinanggung kaya dulu githu.

Satriyo Andoyo, pengusaha, Sumatera - Jawa domisili Palembang
Tidak ada fenomena hebat lagi dalam setiap karyanya setelah orde reformasi ini. Dulu kita bisa lihat bagaimana hebatnya gaung lagu Umar Bakrie, Bento, Etiophia, Pesawat Tempur, dsb. Sedangkan karyanya sekarang cuma dalam hitungan hari perlahan akan tenggelam cepat dan tidak pernah lagi kita dengar lewat radio-radio, TV, dsb, kecuali kita muter sendiri berulang ulang didalam rumah/mobil, iPod, dsb.

SB, wiraswasta, Surabaya
Bagiku sebagian besar lagu-lagu Iwan Fals cukup enak didengarkan bagi telinga masyarakat biasa dan mampu memberi semangat hidup lewat lirik-liriknya. Meski ada beberapa yang aku tidak suka liriknya seperti lagu 'Tolong Dengar Tuhan' dimana Iwan memanggil Tuhan dengan 'Hei'. Sekarang lirik-lirik lagu Iwan Fals terasa lebih tenang dan bersahaja, sejalan dengan penampilannya yang berubah. Dan ternyata dari perubahan itu, nama Iwan Fals perlahan tenggelam dan hanya sesekali tampil kepermukaan hanya karena penggemarnya rindu, bukan karena ‘pemberontakan’ dalam lagunya. Nama Iwan tentu saja masih menjadi ikon perlawanan bagi kita yang sempat merasakan kondisi masa lalu. Namun bagi generasi sekarang yang hanya ‘terima beres’, nama Iwan mungkin cukup sebagai nama seorang penyanyi terkenal yang tak ada bedanya dengan penyanyi-penyanyi lagu cinta lainnya. Mungkin mereka tidak begitu mengenal Iwan sebagai salah satu orang yang berpengaruh dalam perubahan bangsa ini.


Selamat Idul Adha 1429 H

Allahu akbar…
Allahu akbar…
Allahu akbar...


Kami mengucapkan :

Selamat Idul Adha 1429 H



Selamat Ulang Tahun ke 47 Iwan Fals

Pada tanggal 3 September 1961 lahirlah seorang lelaki di bumi Indonesia yang diberi nama Virgiawan Listanto. Lelaki ini mungkin tidak pernah menduga dirinya bisa menjadi sangat populer. Dia mungkin tidak pernah membayangkan akan memiliki jutaan penggemar yang tersebar diseluruh pelosok nusantara. Dan siapa yang menduga kalau dia menjadi salah satu tokoh yang paling berpengaruh di Indonesia.

Lelaki ini lebih dikenal dengan nama Iwan Fals. Seorang penyanyi yang berani menyuarakan kritikan pedas terhadap ketidakadilan dan kesenjangan hidup. Namanya akan selalu ada dihati orang-orang yang terwakili lewat nyanyiannya.

Selamat ulang tahun ke 47, bang !
Selamat kurang umur

Terima kasih untuk seluruh karya-karyamu yang mampu memberi inspirasi dalam hidup kami. Terima kasih untuk senandungmu yang selalu memberi kami semangat untuk sekedar bertahan hidup dinegeri yang semakin sulit ini. Semoga kamu tetap begitu adanya.


Dirgahayu Republik Indonesia ke-63

Hei jangan ragu dan jangan malu
Tunjukkan pada dunia
Bahwa sebenarnya kita mampu !

Merdeka ! Merdeka ! Merdeka !

*** DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA ***
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Share